ZONA INTEGRITAS

Berita

Peristiwa

Showbiz

Ad Placement

Foto

Video

Selasa, 03 November 2026

DIRLANTAS LAMPUNG KOMBE​S POL. H.M. REZA CHAIRUL AKBAR SIDIQ PERKUAT SILATURAHMI DENGAN TOKOH ADAT, WEJANGAN DANG IKE EDWIN JADI INSPIRASI PENGABDIAN

DITLANTAS POLDA LAMPUNG | Membangun kedekatan dengan masyarakat tidak cukup hanya melalui pelaksanaan tugas kepolisian di lapangan, tetapi juga membutuhkan komunikasi, penghormatan terhadap tokoh masyarakat, serta silaturahmi yang berkesinambungan. Semangat tersebut tercermin dalam kunjungan silaturahmi Direktur Lalu Lintas Polda Lampung Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq kepada tokoh masyarakat dan adat Lampung, Irjen Pol. (Purn.) Dr. H. Ike Edwin, yang akrab disapa Dang Ike, Selasa (3/11/2026).

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Dalam dokumentasi yang dibagikan, Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq terlihat menjalin komunikasi langsung dengan Ike Edwin, termasuk memperlihatkan sikap hormat ketika bersalaman dan menerima wejangan. Pertemuan tersebut menjadi gambaran pentingnya membangun hubungan antargenerasi dalam menjaga nilai pengabdian kepada masyarakat.

Ike Edwin dikenal sebagai mantan Kapolda Lampung tahun 2016 sekaligus tokoh yang memiliki perhatian terhadap pelestarian adat dan budaya Lampung. Pengalaman panjangnya dalam institusi kepolisian serta keterlibatannya dalam kehidupan masyarakat menjadi bagian dari nilai keteladanan yang dapat menjadi bahan pembelajaran bagi generasi penerus Bhayangkara.

Dalam pertemuan tersebut, berbagai wejangan dan nilai-nilai keteladanan disampaikan. Pesan mengenai semangat, dedikasi, kepedulian, serta pentingnya menjaga hubungan dengan masyarakat menjadi perhatian dalam silaturahmi tersebut. Nilai-nilai itu memiliki relevansi kuat dengan tugas kepolisian yang tidak hanya menegakkan aturan, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan kepercayaan publik.

Bagi Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq dan jajaran Ditlantas Polda Lampung, keteladanan seorang senior merupakan pengingat bahwa jabatan adalah amanah dan pengabdian harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Kedekatan dengan masyarakat, kesediaan mendengarkan aspirasi, serta kepedulian terhadap persoalan sosial merupakan bagian penting dalam membangun institusi kepolisian yang semakin dipercaya.

Silaturahmi tersebut juga membawa pesan tentang pentingnya menghormati adat dan budaya Lampung sebagai bagian dari identitas masyarakat Bumi Ruwa Jurai. Kepolisian harus mampu hadir di tengah keberagaman dengan sikap terbuka, menghargai kearifan lokal, serta menjadikan tokoh adat dan masyarakat sebagai mitra dalam menjaga keharmonisan dan ketertiban.

Dalam konteks tugas lalu lintas, pendekatan humanis menjadi sangat penting. Penegakan hukum harus berjalan beriringan dengan edukasi, keteladanan, dan pelayanan yang berorientasi pada keselamatan. Masyarakat bukan semata-mata objek penindakan, melainkan mitra utama dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

Terlebih, Ditlantas Polda Lampung tengah menjalankan Operasi Patuh Krakatau 2026 yang berlangsung pada 26 Oktober hingga 8 November 2026. Operasi selama 14 hari tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan disiplin pengguna jalan, mencegah pelanggaran berisiko kecelakaan, serta membangun kesadaran bahwa keselamatan merupakan kebutuhan bersama, bukan sekadar kewajiban karena adanya petugas.

Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq diharapkan terus membawa semangat keteladanan tersebut dalam kepemimpinan dan pelaksanaan tugas jajaran Ditlantas Polda Lampung. Perpaduan ketegasan, profesionalisme, komunikasi yang santun, dan kepedulian sosial merupakan fondasi penting untuk menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin berkualitas dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Pada akhirnya, silaturahmi bukan sekadar pertemuan untuk mempererat hubungan, melainkan ruang untuk menyerap pengalaman, menjaga persaudaraan, dan meneruskan nilai-nilai pengabdian. Semangat, dedikasi, serta kepedulian terhadap masyarakat yang menjadi pesan dalam pertemuan tersebut diharapkan terus menginspirasi jajaran Ditlantas Polda Lampung dalam menjalankan tugas.

POLISI BERSAMA MASYARAKAT.

TIM RMO

Satgas TMMD Ke-130 Laksanakan Perbaikan Plafon Pesantren Demi Kenyamanan Belajar Anak-Anak

Satgas TMMD Ke-130 Laksanakan Perbaikan Plafon Pesantren Demi Kenyamanan Belajar Anak-Anak

Manokwari Selatan – Kepedulian terhadap dunia pendidikan terus ditunjukkan oleh personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 Kodim 1808/Manokwari Selatan. Kali ini, personel Satgas melaksanakan perbaikan plafon bangunan pesantren guna menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman, aman, dan kondusif bagi anak-anak. Manokwari Selatan, Selasa (3/11/2026).

Kegiatan perbaikan tersebut dilakukan dengan mengganti dan memasang lembaran plafon pada bagian bangunan yang membutuhkan pembenahan. Dengan penuh semangat dan ketelitian, personel Satgas TMMD bekerja sama menyelesaikan pemasangan plafon agar bangunan pesantren terlihat lebih rapi, bersih, dan nyaman digunakan.

Perbaikan plafon ini merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap fasilitas pendidikan dan keagamaan di wilayah Manokwari Selatan. Kehadiran Satgas TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memberikan perhatian terhadap sarana yang menunjang kegiatan pendidikan dan pembinaan karakter generasi muda.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan anak-anak pesantren dapat melaksanakan kegiatan belajar dan menuntut ilmu dengan lebih nyaman tanpa terganggu kondisi bangunan yang kurang memadai.

Semangat pengabdian yang ditunjukkan personel Satgas TMMD Ke-130 menjadi bukti nyata bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui kepedulian terhadap masa depan generasi penerus bangsa.

(Tim/Red)

Terus Kebut dan Tak Kenal Lelah, Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1808/Mansel Lanjutkan Pengecoran Jembatan

Terus Kebut dan Tak Kenal Lelah, Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1808/Mansel Lanjutkan Pengecoran Jembatan

Mansel - Semangat dan dedikasi tinggi terus ditunjukkan anggota Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1808/Mansel. Memasuki hari ke-21 pelaksanaan program TMMD, personel Satgas tetap bekerja tanpa mengenal lelah dengan mengoperasikan mesin molen untuk mendukung proses pengecoran pembangunan jembatan demi mempercepat penyelesaian sasaran fisik. Kegiatan tersebut berlangsung di Kabupaten Manokwari Selatan, Selasa (3/11/2026).

Dalam kegiatan tersebut, anggota Satgas TMMD ke-130 dipimpin oleh Letda Inf Niko Giay selaku koordinator pembangunan jembatan. Ia bersama personel lainnya terus memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan dengan baik agar proses pengecoran dapat terlaksana sesuai rencana.

Mesin molen terus dioperasikan untuk mencampur material semen, pasir, kerikil, dan air sebagai bahan utama pengecoran. Aktivitas tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan konstruksi jembatan yang nantinya diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat setempat.

Meski harus bekerja dengan mengandalkan tenaga dan ketelitian, anggota Satgas tetap menunjukkan kekompakan serta semangat gotong royong. Mereka saling membantu dalam menyiapkan material, mengoperasikan mesin molen, hingga mendukung kelancaran proses pengecoran di lokasi pembangunan.

Letda Inf Niko Giay menegaskan pentingnya kerja sama dan kedisiplinan seluruh personel agar pekerjaan dapat diselesaikan secara maksimal. Melalui koordinasi yang baik, Satgas TMMD terus berupaya menjaga kualitas pekerjaan sehingga jembatan yang dibangun nantinya aman, kuat, dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.

Pembangunan jembatan melalui program TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI dalam membantu percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan. Diharapkan, keberadaan jembatan tersebut dapat memperlancar akses transportasi, mempermudah mobilitas warga, serta meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Manokwari Selatan.

(Tim/Red)

Jumat, 30 Oktober 2026

Satreskrim Polres Pasaman Barat di Bawah Kapolres AKBP Agung Tribawanto Kedepankan Keadilan, Pemulihan dan Kepastian Hukum

POLRES PASAMAN BARAT | Komitmen menghadirkan penegakan hukum yang berkeadilan, profesional, dan humanis terus diperkuat Kepolisian Resor Pasaman Barat (Polres Pasbar), Sumatera Barat. Di bawah kepemimpinan Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., M.H., melalui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim), pendekatan keadilan restoratif atau Restorative Justice (RJ) menjadi salah satu mekanisme penyelesaian perkara tertentu dengan mengedepankan pemulihan hak korban, tanggung jawab pihak terkait, serta terciptanya kembali hubungan sosial yang harmonis di tengah masyarakat.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto melalui Kasat Reskrim Iptu A. Agung Ngurah Santa Subarata, S.Tr.K., menyampaikan bahwa berdasarkan data yang dihimpun, selama periode 1 hingga 29 Oktober 2026 tercatat sebanyak 30 laporan polisi dalam penyelesaian perkara melalui mekanisme keadilan restoratif di lingkungan Polres Pasbar dan jajaran Polsek. Data tersebut mencerminkan upaya Satreskrim bersama jajaran dalam mengoptimalkan penyelesaian perkara sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Dari data tersebut, tujuh perkara tercatat ditangani pada tingkat Polres Pasaman Barat, sementara 22 perkara lainnya disebut berada di tingkat Polsek jajaran. Kasat Reskrim menjelaskan bahwa perkara yang diselesaikan melalui pendekatan tersebut antara lain pencurian biasa dan penggelapan. Seluruh proses tetap harus memperhatikan persyaratan hukum, kesepakatan sukarela para pihak, serta kepentingan dan pemulihan hak korban.

Sementara itu, berdasarkan rincian jenis perkara yang disampaikan untuk tingkat Polsek jajaran, terdapat delapan perkara penganiayaan, enam perkara pencurian biasa, dan dua perkara pengancaman. Satreskrim Polres Pasbar menempatkan penyelesaian perkara tersebut dalam kerangka penegakan hukum yang tidak hanya berorientasi pada prosedur, tetapi juga mempertimbangkan dampak konflik terhadap korban, pelaku, keluarga, dan lingkungan sosial. Rincian angka tersebut masih memerlukan pencocokan dengan total 22 perkara yang disebutkan sebelumnya agar data publikasi benar-benar akurat.

Kapolres AKBP Agung Tribawanto melalui Kasat Reskrim menegaskan bahwa Restorative Justice bukan sekadar upaya mempercepat penyelesaian administrasi perkara. Lebih dari itu, pendekatan ini mengutamakan penyelesaian konflik secara bertanggung jawab, pemulihan kerugian yang dialami korban, serta membangun kesadaran agar persoalan serupa tidak kembali terulang. Dengan demikian, keadilan tidak hanya dilihat dari proses hukum, tetapi juga dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.

Dalam penerapannya, Satreskrim Polres Pasbar tetap berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan dan persyaratan yang berlaku. Tidak semua perkara dapat diselesaikan melalui mekanisme RJ karena harus melalui penilaian terhadap jenis tindak pidana, ketentuan hukum, fakta peristiwa, serta terpenuhi atau tidaknya persyaratan yang ditentukan. Prinsip kehati-hatian menjadi penting agar pendekatan keadilan restoratif tidak disalahgunakan dan tetap berada dalam koridor hukum.

Kasat Reskrim Iptu A. Agung Ngurah Santa Subarata juga menekankan bahwa proses perdamaian harus berlangsung secara sukarela, tanpa intimidasi, ancaman, ataupun tekanan terhadap korban maupun pihak lainnya. Apabila terdapat kerugian yang harus dipulihkan, bentuk pertanggungjawabannya wajib disesuaikan dengan kesepakatan yang sah serta kondisi perkara. Perlindungan terhadap korban tetap menjadi perhatian utama dalam setiap tahapan penyelesaian.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto juga melalui Satreskrim memastikan bahwa penerapan Restorative Justice bukan berarti mengabaikan hak korban atau memberikan kebebasan kepada pelaku tanpa pertanggungjawaban. Sebaliknya, mekanisme tersebut harus mampu menghadirkan penyelesaian yang adil, proporsional, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Profesionalisme penyidik dalam menilai kelayakan perkara menjadi bagian penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Selain menjalankan penegakan hukum, Polres Pasbar terus mendorong pemahaman masyarakat mengenai prosedur, persyaratan, dan mekanisme pengawasan keadilan restoratif. Masyarakat perlu mengetahui bahwa perdamaian tidak otomatis menghentikan seluruh proses hukum, sebab penyelesaian melalui RJ hanya dapat dilakukan apabila memenuhi ketentuan yang berlaku. Melalui edukasi dan pelayanan yang terbuka, Satreskrim diharapkan semakin dekat dengan masyarakat sekaligus mampu mencegah berkembangnya konflik menjadi persoalan hukum yang lebih luas.

Komitmen Kapolres AKBP Agung Tribawanto bersama Satreskrim Polres Pasaman Barat tersebut menjadi bagian dari upaya membangun penegakan hukum yang tidak hanya tegas, tetapi juga mengedepankan nilai kemanusiaan, perlindungan korban, dan kepastian hukum. Dengan mengutamakan profesionalisme, integritas, serta tanggung jawab, Polres Pasbar diharapkan terus memperkuat kepercayaan publik dan menghadirkan pelayanan kepolisian yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

POLRI BERSAMA MASYARAKAT.

TIM RMO

Rabu, 21 Oktober 2026

AKP Nedra Wati Pimpin Pemantauan Bahan Pokok di Pasar Sungai Sariak, Pengawasan Diperketat Demi Lindungi Daya Beli Masyarakat

AKP Nedra Wati Pimpin Pemantauan Bahan Pokok di Pasar Sungai Sariak, Pengawasan Diperketat Demi Lindungi Daya Beli Masyarakat

POLRES PADANG PARIAMAN – Upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok terus dilakukan jajaran Polres Padang Pariaman. Kasat Reskrim Polres Padang Pariaman AKP Nedra Wati, S.H., M.H., bersama tim gabungan dari kepolisian dan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Padang Pariaman, turun langsung memantau perkembangan harga bahan pokok dan barang penting (bapokting) di Pasar Sungai Sariak, Rabu (21/10/2026), mulai pukul 10.00 WIB.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengawasan Satgas Pangan untuk memastikan ketersediaan, kelancaran distribusi, kestabilan harga, serta kualitas bahan kebutuhan pokok yang beredar di tengah masyarakat. Pemantauan secara langsung dilakukan agar perkembangan situasi pasar dapat diketahui sejak dini, sekaligus mengantisipasi potensi kelangkaan, penimbunan barang, dan praktik perdagangan yang berpotensi merugikan konsumen.

Dalam kegiatan itu, AKP Nedra Wati didampingi Kanit Tipidter Polres Padang Pariaman IPDA Azan Fujiyanto, S.H., M.H., Kabid Perdagangan Dinas Koperindag Kabupaten Padang Pariaman Nasmi Palan, S.H., M.H., anggota Tipidter, personel Polsek Sungai Sariak, serta petugas Disperindag setempat. Sinergi lintas instansi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun pengawasan pasar yang terukur, terpadu, dan berorientasi pada perlindungan masyarakat.

Berdasarkan hasil pemantauan awal di lapangan, ditemukan kenaikan harga pada sejumlah komoditas kebutuhan pokok. Namun, kenaikan tersebut masih tergolong dalam batas normal dan belum menunjukkan lonjakan yang signifikan. Kondisi ini tetap menjadi perhatian aparat dan instansi terkait karena perubahan harga bahan pokok dapat berdampak langsung terhadap pengeluaran rumah tangga, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Informasi awal yang dihimpun di lapangan mengindikasikan bahwa kenaikan harga tersebut diduga berkaitan dengan menurunnya hasil produksi dan panen yang dipengaruhi kondisi kabut asap. Berkurangnya hasil panen berpotensi memengaruhi pasokan sejumlah komoditas ke pasar dan kemudian berdampak terhadap harga jual. Meski demikian, faktor penyebab kenaikan masih perlu didalami melalui koordinasi dan pemeriksaan lebih lanjut agar kebijakan penanganan didasarkan pada kondisi distribusi serta data pasokan yang akurat.

Pengawasan tidak hanya berfokus pada harga jual, tetapi juga mencakup ketersediaan stok, jalur distribusi, kualitas barang, serta kemungkinan adanya penimbunan. Petugas turut mengingatkan para pedagang agar menjual kebutuhan pokok secara wajar, tidak memanfaatkan situasi untuk mengambil keuntungan secara tidak patut, dan tetap menjaga kelancaran pasokan. Langkah preventif ini penting agar keresahan masyarakat akibat perubahan harga dapat dihindari sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih luas.

Dari sisi penegakan hukum, pengawasan tersebut sejalan dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, yang mengatur penyelenggaraan perdagangan serta larangan terhadap praktik tertentu yang dapat mengganggu kepentingan umum. Ketentuan mengenai penyimpanan barang kebutuhan pokok dan barang penting dalam jumlah serta waktu tertentu ketika terjadi kelangkaan, gejolak harga, atau hambatan lalu lintas perdagangan juga diatur dalam Pasal 29. Penerapan ketentuan hukum tetap harus didasarkan pada unsur pelanggaran dan fakta yang ditemukan, bukan semata-mata karena adanya kenaikan harga.

Selain itu, Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen menjadi landasan penting dalam menjaga hak masyarakat untuk memperoleh barang yang layak, aman, dan diperdagangkan secara bertanggung jawab. Sementara itu, ketentuan pidana terkait penimbunan barang kebutuhan pokok dalam kondisi tertentu diatur dalam Pasal 107 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, sebagaimana telah mengalami perubahan melalui peraturan perundang-undangan terkait. Karena itu, apabila ditemukan indikasi pelanggaran, aparat akan melakukan pendalaman sesuai kewenangan dan ketentuan hukum yang berlaku.

Sebagai tindak lanjut, Polres Padang Pariaman akan berkoordinasi dengan Disperindag, Dinas Pangan, serta pengelola pasar untuk mengantisipasi kemungkinan lonjakan harga dan gangguan pasokan. Pengawasan terhadap pelaku usaha, produsen, dan distributor juga akan diperkuat apabila terdapat indikasi penimbunan atau penjualan dengan harga yang tidak wajar. Pendalaman akan dilakukan berdasarkan bukti dan informasi yang dapat diverifikasi, sehingga tindakan yang diambil tetap profesional, proporsional, dan sesuai prosedur hukum.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Padang Pariaman menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga melalui langkah pencegahan yang menyentuh kebutuhan sehari-hari warga. Stabilitas harga dan ketersediaan pangan merupakan kepentingan bersama yang membutuhkan keterlibatan pemerintah, aparat, pedagang, distributor, dan konsumen. POLRI BERSAMA MASYARAKAT menjadi semangat dalam menjaga perdagangan yang sehat, melindungi daya beli warga, serta memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia dengan harga yang wajar. Pemantauan akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga situasi kamtibmas dan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian.

Katim RMO Group | Wyndoee

Selasa, 20 Oktober 2026

Tingkatkan Wawasan Kebangsaan Generasi Muda, Sertu Nixon Sosialisasikan Rekrutmen Bintara dan Tamtama TNI AD di SMA Shaloom Momiwaren

Tingkatkan Wawasan Kebangsaan Generasi Muda, Sertu Nixon Sosialisasikan Rekrutmen Bintara dan Tamtama TNI AD di SMA Shaloom Momiwaren

Manokwari Selatan, PB - Dalam rangka menumbuhkan semangat nasionalisme dan cinta Tanah Air di kalangan generasi muda, Sertu Nixon, anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel, memberikan materi wawasan kebangsaan (Wasbang) sekaligus sosialisasi penerimaan prajurit TNI Angkatan Darat kepada para siswa SMA Shaloom Momiwaren, Kabupaten Manokwari Selatan, Selasa (20/10/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan membekali para siswa dengan pemahaman tentang pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, menanamkan nilai-nilai Pancasila, serta meningkatkan kesadaran generasi muda akan peran mereka dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dalam penyampaian materi, Sertu Nixon mengajak para siswa untuk terus menumbuhkan rasa cinta Tanah Air, menghormati perbedaan, menjaga kerukunan, serta menghindari berbagai perilaku yang dapat merusak persatuan dan masa depan generasi muda.

Selain memberikan wawasan kebangsaan, Sertu Nixon juga menyosialisasikan peluang pengabdian kepada negara melalui penerimaan prajurit Bintara dan Tamtama TNI AD. Para siswa diberikan gambaran mengenai kesempatan menjadi prajurit TNI AD bagi generasi muda yang memiliki semangat pengabdian, disiplin, serta tekad untuk menjaga kedaulatan bangsa.

Ia juga mendorong para siswa agar mempersiapkan diri sejak dini, baik dari segi akademik, kesehatan jasmani, mental, maupun kedisiplinan, apabila memiliki cita-cita untuk menjadi prajurit TNI AD.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari para siswa yang mengikuti sosialisasi bersama anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semakin banyak generasi muda di wilayah Manokwari Selatan yang memiliki wawasan kebangsaan kuat dan termotivasi untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara.

Kegiatan wawasan kebangsaan dan sosialisasi rekrutmen ini merupakan bagian dari upaya Satgas TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel dalam melaksanakan pembinaan teritorial, tidak hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui pembangunan sumber daya manusia.

Dengan semangat TMMD ke-130, Kodim 1808/Mansel terus hadir di tengah masyarakat untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan, membangun karakter generasi muda, serta membuka wawasan tentang peluang pengabdian kepada bangsa dan negara melalui TNI Angkatan Darat.

#TMMDKe130 #Kodim1808Mansel #WawasanKebangsaan #RekrutmenTNIAD #BintaraTNIAD #TamtamaTNIAD #SMAShaloomMomiwaren #ManokwariSelatan #TNIManunggalDenganRakyat

(Timo)

Senin, 19 Oktober 2026

Dandim 0310/SS Letkol Inf Dicky Sakti Maulana, S.HUB.INT., Kawal TMMD ke-130, Rehab RTLH Afridasti di Batu Tanjung Talawi Sawahlunto Capai 84 Persen

Dandim 0310/SS Letkol Inf Dicky Sakti Maulana, S.HUB.INT., Kawal TMMD ke-130, Rehab RTLH Afridasti di Batu Tanjung Talawi Sawahlunto Capai 84 Persen

SAWAHLUNTO | Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0310/SS terus mempercepat pengerjaan fisik rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Afridasti, warga Desa Batu Tanjung, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, Senin (19/10/2026). Program yang dilaksanakan di bawah kepemimpinan Dandim 0310/SS Letkol Inf Dicky Sakti Maulana, S.HUB.INT., tersebut telah mencapai progres 84 persen dan menjadi wujud nyata pengabdian TNI dalam membantu masyarakat memperoleh hunian yang layak.

Pengerjaan RTLH milik Afridasti kini memasuki tahap pemelasteran dinding dan pengecoran lantai. Setiap tahapan pekerjaan dilaksanakan secara bertahap dengan memperhatikan ketelitian dan kualitas hasil pembangunan agar rumah yang direhabilitasi dapat menjadi tempat tinggal yang lebih kokoh, aman, sehat, dan nyaman bagi Afridasti beserta keluarganya.

Capaian 84 persen tersebut menunjukkan bahwa pengerjaan sasaran fisik TMMD ke-130 Kodim 0310/SS terus berjalan menuju tahap penyelesaian. Personel Satgas di lapangan berupaya mengoptimalkan pekerjaan sesuai rencana, dengan tetap memperhatikan kualitas konstruksi agar hasil rehabilitasi dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi penerima bantuan.

Di lokasi pengerjaan, semangat gotong royong menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program. Personel Satgas TMMD bekerja dengan penuh tanggung jawab, saling berkoordinasi, dan memastikan setiap tahapan pembangunan terlaksana dengan baik. Kebersamaan tersebut sekaligus memperlihatkan kedekatan prajurit TNI dengan masyarakat dalam mendukung pembangunan di wilayah pedesaan.

Dandim 0310/SS Letkol Inf Dicky Sakti Maulana, S.HUB.INT., melalui pelaksanaan TMMD ke-130 terus mendorong agar sasaran fisik program memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Rehabilitasi RTLH menjadi salah satu bentuk perhatian terhadap kebutuhan dasar warga, terutama keluarga yang memerlukan dukungan untuk mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak.

Bagi Afridasti dan keluarga, pembangunan rumah ini bukan sekadar perbaikan bagian dinding maupun lantai, melainkan harapan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. Hunian yang layak diharapkan dapat memberikan rasa aman, meningkatkan kenyamanan keluarga, serta mendukung kehidupan sehari-hari yang lebih sehat.

Program TMMD ke-130 Kodim 0310/SS juga mempertegas bahwa pembangunan tidak hanya menyangkut perubahan fisik suatu wilayah, tetapi turut membangun kepedulian sosial dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui kerja bersama, semangat gotong royong terus dipelihara agar kehadiran TNI dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.

Dengan progres pengerjaan yang telah mencapai 84 persen, rehabilitasi RTLH milik Afridasti di Desa Batu Tanjung, Kecamatan Talawi, diharapkan segera rampung sesuai rencana. Satgas TMMD ke-130 Kodim 0310/SS di bawah kepemimpinan Letkol Inf Dicky Sakti Maulana, S.HUB.INT., terus berupaya menyelesaikan sasaran fisik tersebut dengan mengutamakan kualitas dan manfaat bagi penerima bantuan. TMMD ke-130 menjadi bukti komitmen TNI untuk hadir membangun desa, membantu rakyat, dan memperkuat kemanunggalan TNI bersama masyarakat.

TIM


Ad Placement

Intermezzo

Travel

Teknologi