ZONA INTEGRITAS

Berita

Peristiwa

Showbiz

Ad Placement

Foto

Video

Selasa, 20 Oktober 2026

Tingkatkan Wawasan Kebangsaan Generasi Muda, Sertu Nixon Sosialisasikan Rekrutmen Bintara dan Tamtama TNI AD di SMA Shaloom Momiwaren

Tingkatkan Wawasan Kebangsaan Generasi Muda, Sertu Nixon Sosialisasikan Rekrutmen Bintara dan Tamtama TNI AD di SMA Shaloom Momiwaren

Manokwari Selatan, PB - Dalam rangka menumbuhkan semangat nasionalisme dan cinta Tanah Air di kalangan generasi muda, Sertu Nixon, anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel, memberikan materi wawasan kebangsaan (Wasbang) sekaligus sosialisasi penerimaan prajurit TNI Angkatan Darat kepada para siswa SMA Shaloom Momiwaren, Kabupaten Manokwari Selatan, Selasa (20/10/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan membekali para siswa dengan pemahaman tentang pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, menanamkan nilai-nilai Pancasila, serta meningkatkan kesadaran generasi muda akan peran mereka dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dalam penyampaian materi, Sertu Nixon mengajak para siswa untuk terus menumbuhkan rasa cinta Tanah Air, menghormati perbedaan, menjaga kerukunan, serta menghindari berbagai perilaku yang dapat merusak persatuan dan masa depan generasi muda.

Selain memberikan wawasan kebangsaan, Sertu Nixon juga menyosialisasikan peluang pengabdian kepada negara melalui penerimaan prajurit Bintara dan Tamtama TNI AD. Para siswa diberikan gambaran mengenai kesempatan menjadi prajurit TNI AD bagi generasi muda yang memiliki semangat pengabdian, disiplin, serta tekad untuk menjaga kedaulatan bangsa.

Ia juga mendorong para siswa agar mempersiapkan diri sejak dini, baik dari segi akademik, kesehatan jasmani, mental, maupun kedisiplinan, apabila memiliki cita-cita untuk menjadi prajurit TNI AD.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari para siswa yang mengikuti sosialisasi bersama anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semakin banyak generasi muda di wilayah Manokwari Selatan yang memiliki wawasan kebangsaan kuat dan termotivasi untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara.

Kegiatan wawasan kebangsaan dan sosialisasi rekrutmen ini merupakan bagian dari upaya Satgas TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel dalam melaksanakan pembinaan teritorial, tidak hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui pembangunan sumber daya manusia.

Dengan semangat TMMD ke-130, Kodim 1808/Mansel terus hadir di tengah masyarakat untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan, membangun karakter generasi muda, serta membuka wawasan tentang peluang pengabdian kepada bangsa dan negara melalui TNI Angkatan Darat.

#TMMDKe130 #Kodim1808Mansel #WawasanKebangsaan #RekrutmenTNIAD #BintaraTNIAD #TamtamaTNIAD #SMAShaloomMomiwaren #ManokwariSelatan #TNIManunggalDenganRakyat

(Timo)

Senin, 19 Oktober 2026

Dandim 0310/SS Letkol Inf Dicky Sakti Maulana, S.HUB.INT., Kawal TMMD ke-130, Rehab RTLH Afridasti di Batu Tanjung Talawi Sawahlunto Capai 84 Persen

Dandim 0310/SS Letkol Inf Dicky Sakti Maulana, S.HUB.INT., Kawal TMMD ke-130, Rehab RTLH Afridasti di Batu Tanjung Talawi Sawahlunto Capai 84 Persen

SAWAHLUNTO | Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0310/SS terus mempercepat pengerjaan fisik rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Afridasti, warga Desa Batu Tanjung, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, Senin (19/10/2026). Program yang dilaksanakan di bawah kepemimpinan Dandim 0310/SS Letkol Inf Dicky Sakti Maulana, S.HUB.INT., tersebut telah mencapai progres 84 persen dan menjadi wujud nyata pengabdian TNI dalam membantu masyarakat memperoleh hunian yang layak.

Pengerjaan RTLH milik Afridasti kini memasuki tahap pemelasteran dinding dan pengecoran lantai. Setiap tahapan pekerjaan dilaksanakan secara bertahap dengan memperhatikan ketelitian dan kualitas hasil pembangunan agar rumah yang direhabilitasi dapat menjadi tempat tinggal yang lebih kokoh, aman, sehat, dan nyaman bagi Afridasti beserta keluarganya.

Capaian 84 persen tersebut menunjukkan bahwa pengerjaan sasaran fisik TMMD ke-130 Kodim 0310/SS terus berjalan menuju tahap penyelesaian. Personel Satgas di lapangan berupaya mengoptimalkan pekerjaan sesuai rencana, dengan tetap memperhatikan kualitas konstruksi agar hasil rehabilitasi dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi penerima bantuan.

Di lokasi pengerjaan, semangat gotong royong menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program. Personel Satgas TMMD bekerja dengan penuh tanggung jawab, saling berkoordinasi, dan memastikan setiap tahapan pembangunan terlaksana dengan baik. Kebersamaan tersebut sekaligus memperlihatkan kedekatan prajurit TNI dengan masyarakat dalam mendukung pembangunan di wilayah pedesaan.

Dandim 0310/SS Letkol Inf Dicky Sakti Maulana, S.HUB.INT., melalui pelaksanaan TMMD ke-130 terus mendorong agar sasaran fisik program memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Rehabilitasi RTLH menjadi salah satu bentuk perhatian terhadap kebutuhan dasar warga, terutama keluarga yang memerlukan dukungan untuk mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak.

Bagi Afridasti dan keluarga, pembangunan rumah ini bukan sekadar perbaikan bagian dinding maupun lantai, melainkan harapan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. Hunian yang layak diharapkan dapat memberikan rasa aman, meningkatkan kenyamanan keluarga, serta mendukung kehidupan sehari-hari yang lebih sehat.

Program TMMD ke-130 Kodim 0310/SS juga mempertegas bahwa pembangunan tidak hanya menyangkut perubahan fisik suatu wilayah, tetapi turut membangun kepedulian sosial dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui kerja bersama, semangat gotong royong terus dipelihara agar kehadiran TNI dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.

Dengan progres pengerjaan yang telah mencapai 84 persen, rehabilitasi RTLH milik Afridasti di Desa Batu Tanjung, Kecamatan Talawi, diharapkan segera rampung sesuai rencana. Satgas TMMD ke-130 Kodim 0310/SS di bawah kepemimpinan Letkol Inf Dicky Sakti Maulana, S.HUB.INT., terus berupaya menyelesaikan sasaran fisik tersebut dengan mengutamakan kualitas dan manfaat bagi penerima bantuan. TMMD ke-130 menjadi bukti komitmen TNI untuk hadir membangun desa, membantu rakyat, dan memperkuat kemanunggalan TNI bersama masyarakat.

TIM

Dandim 0310/SS Letkol Inf Dicky Sakti Maulana, S.HUB.INT., Pimpin Semangat TMMD ke-130, Satgas Cat Pasar Tumpuk Tangah Talawi Sawahlunto

Dandim 0310/SS Letkol Inf Dicky Sakti Maulana, S.HUB.INT., Pimpin Semangat TMMD ke-130, Satgas Cat Pasar Tumpuk Tangah Talawi Sawahlunto

SAWAHLUNTO | Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (Satgas TMMD) ke-130 Kodim 0310/SS melaksanakan kegiatan pengecatan Pasar Tumpuk Tangah, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat. Kegiatan ini merupakan bagian dari sasaran fisik TMMD ke-130 di bawah kepemimpinan Dandim 0310/SS sekaligus Dansatgas TMMD ke-130, Letkol Inf Dicky Sakti Maulana, S.HUB.INT., sebagai upaya meningkatkan kualitas fasilitas umum dan mendukung aktivitas perekonomian masyarakat.

Pengecatan Pasar Tumpuk Tangah menjadi salah satu bentuk pembenahan fasilitas perdagangan yang memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat setempat. Melalui rehabilitasi pasar tersebut, Satgas TMMD berupaya menciptakan lingkungan yang lebih bersih, rapi, dan nyaman bagi pedagang maupun pembeli yang setiap hari melakukan aktivitas jual beli.

Di bawah kepemimpinan Dandim 0310/SS Letkol Inf Dicky Sakti Maulana, S.HUB.INT., program TMMD ke-130 diarahkan untuk menghadirkan pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, program ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat fasilitas pendukung kehidupan sosial dan ekonomi warga di wilayah sasaran.

Dalam pelaksanaannya, personel Satgas TMMD bergotong royong mengerjakan pengecatan pada bagian pasar yang menjadi sasaran rehabilitasi. Semangat kebersamaan tersebut mencerminkan pengabdian prajurit TNI dalam membantu pembangunan daerah sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Bagi masyarakat Desa Tumpuk Tangah, pasar merupakan salah satu tempat penting untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menggerakkan roda perekonomian lokal. Karena itu, pembenahan fasilitas pasar diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dalam berdagang dan berbelanja serta mendukung kelancaran kegiatan perdagangan masyarakat.

Dandim 0310/SS Letkol Inf Dicky Sakti Maulana, S.HUB.INT., melalui pelaksanaan program TMMD ke-130 menegaskan pentingnya pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Rehabilitasi fasilitas umum seperti pasar menjadi salah satu langkah untuk mendorong peningkatan kualitas lingkungan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga.

Selain pengerjaan fisik, keberhasilan pembangunan juga membutuhkan kepedulian masyarakat dalam menjaga hasil pekerjaan agar tetap terawat. Oleh karena itu, warga diharapkan bersama-sama memelihara Pasar Tumpuk Tangah setelah rehabilitasi selesai, sehingga fasilitas tersebut dapat digunakan secara berkelanjutan dan mendukung kegiatan ekonomi setempat.

Melalui kegiatan pengecatan Pasar Tumpuk Tangah, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0310/SS di bawah kepemimpinan Letkol Inf Dicky Sakti Maulana, S.HUB.INT., terus menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Sinergi TNI, pemerintah daerah, dan warga diharapkan mampu memperkuat perekonomian lokal serta mewujudkan pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto.

TIM

Kamis, 15 Oktober 2026

AKBP Agung Tribawanto Pimpin Sertijab Kasat Polairud, Kapolsek Talamau, dan Pelantikan Kasiwas Polres Pasbar

POLRES PASAMAN BARAT | Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., M.H., memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Kepala Satuan Polisi Perairan dan Udara (Kasat Polairud), Kapolsek Talamau, serta pelantikan Kepala Seksi Pengawasan (Kasiwas) Polres Pasaman Barat. Kegiatan berlangsung di Lapangan Apel Mako Polres Pasaman Barat, Sumatera Barat, Kamis (15/10/2026) pagi.

Pergantian jabatan tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri untuk memperkuat kinerja satuan, meningkatkan profesionalisme personel, serta mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat. Pelaksanaan sertijab dan pelantikan ini berdasarkan Surat Telegram Kapolda Sumatera Barat Nomor ST/752/IX/KEP/2026 tertanggal 28 September 2026.

Dalam rotasi tersebut, Iptu Afjon yang mendapat penugasan di Direktorat Polairud Polda Sumatera Barat menyerahkan jabatan Kasat Polairud Polres Pasaman Barat kepada Iptu Fifriki Candra. Penugasan baru itu menjadi amanah bagi Iptu Fifriki Candra untuk melanjutkan pelaksanaan tugas satuan dalam menjaga keamanan wilayah perairan dan menjalankan fungsi kepolisian sesuai kewenangan.

Sebelum dipercaya menjabat Kasat Polairud, Iptu Fifriki Candra mengemban tugas sebagai Kapolsek Talamau. Peralihan jabatan tersebut sekaligus menandai pergantian kepemimpinan di Polsek Talamau guna menjaga kesinambungan pelayanan, pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, serta koordinasi dengan unsur terkait di wilayah setempat.

Jabatan Kapolsek Talamau selanjutnya diserahterimakan kepada AKP Hidayanda Rizki, yang sebelumnya menjabat Paur Subbagminopsnal Bagbinopsnal Ditbinmas Polda Sumatera Barat. Dengan penugasan tersebut, AKP Hidayanda Rizki diharapkan segera beradaptasi dan memahami karakteristik wilayah, sekaligus memperkuat upaya menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.

Pada kesempatan yang sama, AKP Zulfikar dilantik sebagai Kasiwas Polres Pasaman Barat untuk mengisi jabatan yang sebelumnya dijabat AKP Evo Nosara (almh). Fungsi pengawasan internal memiliki peran penting dalam mendukung kepatuhan terhadap aturan, prosedur, dan standar operasional, serta memperkuat disiplin dan akuntabilitas personel.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto menekankan bahwa pergantian jabatan merupakan bagian dari pembinaan organisasi dan pengembangan karier personel. Setiap pejabat yang menerima amanah baru diharapkan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga integritas, serta mengedepankan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas.

Kapolres juga berharap para pejabat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja masing-masing, membangun koordinasi yang solid, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, kesinambungan tugas kepolisian membutuhkan kepemimpinan yang bertanggung jawab dan kemampuan personel untuk merespons kebutuhan masyarakat secara tepat.

Bagi Iptu Fifriki Candra, jabatan Kasat Polairud menuntut kesiapan memimpin personel dan menjalankan fungsi satuan secara profesional. Sementara itu, AKP Hidayanda Rizki diharapkan mampu memperkuat pelayanan kepolisian di wilayah Talamau, sedangkan AKP Zulfikar diharapkan mendukung pelaksanaan pengawasan internal yang objektif dan sesuai ketentuan.

Upacara sertijab dan pelantikan tersebut turut dihadiri para kepala bagian (Kabag), kepala satuan (Kasat), kepala seksi (Kasi), Kapolsek jajaran Polres Pasaman Barat, Ketua Bhayangkari Cabang Pasaman Barat beserta pengurus, serta personel Polres dan Polsek jajaran.

Pergantian jabatan ini diharapkan memperkuat soliditas organisasi Polres Pasaman Barat dalam menjalankan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, serta pelayanan publik. Kepercayaan masyarakat perlu terus dijaga melalui sikap profesional, transparan, humanis, dan berkeadilan dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Di bawah kepemimpinan AKBP Agung Tribawanto, Polres Pasaman Barat diharapkan terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat. Seluruh pejabat dan personel diharapkan menjalankan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing demi terciptanya situasi keamanan yang kondusif di Kabupaten Pasaman Barat.

POLRI BERSAMA MASYARAKAT

TIM RMO

Musala Darul Agung Resmi Berdiri di Mako Polsek Pasaman, Pembinaan Spiritual Personel Diperkuat

POLRES PASAMAN BARAT | Kehadiran rumah ibadah di lingkungan kepolisian bukan sekadar pelengkap fasilitas kantor, melainkan ruang untuk menumbuhkan ketenangan batin, memperkuat keimanan, serta mengingatkan setiap personel akan pentingnya menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Semangat tersebut mewarnai peresmian Musala Darul Agung di Markas Komando (Mako) Polsek Pasaman, Polres Pasaman Barat, Sumatera Barat, yang diresmikan langsung oleh Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., M.H., pada Rabu (14/10/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan mental dan rohani personel agar nilai keagamaan dapat berjalan seiring dengan pelaksanaan tugas kepolisian.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Pasaman Barat menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mengambil bagian dalam pembangunan Musala Darul Agung, terutama jajaran Polsek Pasaman serta para donatur yang memberikan dukungan. Menurutnya, terwujudnya fasilitas ibadah tersebut merupakan hasil kontribusi dan kepedulian bersama. Dukungan berbagai pihak menunjukkan bahwa semangat kebersamaan masih menjadi kekuatan penting dalam membangun lingkungan kerja yang tidak hanya mengutamakan pelaksanaan tugas, tetapi juga memperhatikan kebutuhan spiritual personel.
AKBP Agung Tribawanto menegaskan bahwa keberadaan Musala Darul Agung di lingkungan Mako Polsek Pasaman diharapkan memberikan manfaat nyata bagi anggota dalam menjalankan ibadah di sela-sela kesibukan kedinasan. Fasilitas tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa tugas sebagai anggota Polri tidak hanya menuntut kesiapan fisik dan profesionalitas, tetapi juga memerlukan kematangan mental, pengendalian diri, serta landasan moral yang kuat. Dengan demikian, pembinaan rohani diharapkan menjadi bagian penting dalam membentuk karakter personel yang disiplin, bertanggung jawab, dan mampu menghadapi berbagai tantangan pelayanan masyarakat.

Kapolres juga mengharapkan agar musala tersebut tidak hanya dimanfaatkan sebagai tempat menunaikan kewajiban ibadah, tetapi turut menjadi sarana memperdalam nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Keimanan, menurut pesan yang disampaikan dalam kegiatan itu, perlu tercermin melalui perilaku nyata, mulai dari kejujuran dalam menjalankan tugas, kedisiplinan menaati aturan, sikap menghormati sesama, hingga kesediaan memberikan pertolongan kepada masyarakat yang membutuhkan. Nilai-nilai tersebut menjadi penting agar kehadiran kepolisian benar-benar dirasakan sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Lebih jauh, pembinaan spiritual di lingkungan kepolisian diharapkan mampu memperkuat sikap humanis personel ketika berhadapan dengan masyarakat dari berbagai latar belakang dan persoalan. Anggota Polri dituntut tidak hanya memahami prosedur serta ketentuan hukum, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, kesabaran, dan kemampuan berkomunikasi secara baik. Pelayanan yang dilaksanakan dengan hati nurani, tetap berpedoman pada hukum, serta menjunjung tinggi keadilan merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan publik. Dalam konteks tersebut, Musala Darul Agung diharapkan menjadi salah satu ruang untuk menumbuhkan refleksi diri dan memperkuat komitmen pengabdian.

Rangkaian peresmian berlangsung dengan sejumlah kegiatan keagamaan, diawali penyampaian sepatah kata oleh tokoh agama, kemudian dilanjutkan ceramah agama oleh ustaz dan doa bersama. Suasana tersebut memberikan ruang bagi para peserta untuk merenungkan makna pembangunan rumah ibadah serta pentingnya menjaga nilai kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat. Kegiatan keagamaan itu juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara pihak-pihak yang hadir sekaligus meneguhkan harapan agar fasilitas yang telah dibangun dapat dirawat dan dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Dalam tausiah yang disampaikan, pembangunan rumah ibadah diingatkan sebagai bentuk amal jariah yang diharapkan mendatangkan pahala bagi mereka yang berkontribusi dengan niat tulus. Sumbangsih tidak semata-mata dinilai dari besarnya materi yang diberikan, tetapi juga dapat berupa tenaga, pemikiran, perhatian, serta dukungan sesuai kemampuan masing-masing. Pesan tersebut selaras dengan semangat gotong royong yang mengiringi pembangunan Musala Darul Agung, sekaligus mengajak seluruh pihak untuk terus menumbuhkan kepedulian terhadap kegiatan keagamaan dan kepentingan bersama.

Prosesi peresmian kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan plakat Musala Darul Agung oleh Kapolres Pasaman Barat, yang diikuti rombongan, serta pemotongan pita sebagai tanda diresmikannya fasilitas ibadah tersebut. Prosesi itu menandai dimulainya pemanfaatan musala sebagai bagian dari sarana pendukung kegiatan keagamaan di lingkungan Mako Polsek Pasaman. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan tidak berhenti pada seremoni peresmian, tetapi benar-benar diikuti pemanfaatan secara rutin, pemeliharaan yang baik, serta kegiatan pembinaan rohani yang memberikan dampak positif bagi personel.

Peresmian Musala Darul Agung juga membawa pesan bahwa membangun institusi kepolisian yang profesional perlu ditopang oleh pembentukan karakter dan budaya kerja yang sehat. Integritas bukan hanya terlihat dari kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga dari konsistensi antara ucapan dan tindakan, keberanian menolak penyimpangan, serta kesungguhan dalam melayani masyarakat tanpa membeda-bedakan. Karena itu, nilai keagamaan diharapkan dapat menjadi salah satu landasan moral yang memperkuat pelaksanaan tugas, tanpa mengesampingkan profesionalitas, akuntabilitas, dan kewajiban setiap anggota untuk bertindak sesuai ketentuan hukum.

Dengan diresmikannya Musala Darul Agung di Mako Polsek Pasaman, Polres Pasaman Barat berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai tempat ibadah sekaligus sarana memperkuat mental, rohani, dan moral personel. Dukungan jajaran kepolisian, tokoh agama, dan para donatur menjadi bagian dari kebersamaan yang patut dijaga melalui perawatan serta pemanfaatan musala secara berkesinambungan. Semangat yang dibangun melalui kegiatan ini diharapkan tercermin dalam pelayanan yang semakin tulus, sikap yang semakin humanis, dan pelaksanaan tugas yang semakin bertanggung jawab. Pada akhirnya, penguatan keimanan dan integritas harus berjalan beriringan dengan komitmen POLRI BERSAMA MASYARAKAT, demi menghadirkan kepolisian yang dipercaya, melindungi, mengayomi, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Pasaman Barat.

TIM RMO

Selasa, 13 Oktober 2026

Ditlantas Polda Sumbar, Kebersamaan Pimpinan dan Anggota Menjadi Energi Positif dalam Menjalankan Tugas

DITLANTAS POLDA SUMBAR | Suasana penuh keakraban terlihat dalam dokumentasi perayaan ulang tahun Komandan di lingkungan Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat. Rangkaian foto memperlihatkan kebersamaan personel, pemberian ucapan selamat, serta prosesi pemotongan kue yang berlangsung dalam suasana hangat pada Senin, 12 Oktober 2026.

Momen tersebut menghadirkan gambaran sisi humanis kehidupan di lingkungan kepolisian. Di balik seragam dan tanggung jawab kedinasan, hubungan kekeluargaan tetap menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi, memperkuat kebersamaan, serta menjaga suasana kerja yang kondusif.

Dalam dokumentasi yang tersedia, tampak sejumlah personel berkumpul untuk memberikan ucapan kepada Komandan yang sedang merayakan hari ulang tahun. Dekorasi bernuansa biru dan putih serta suasana penuh senyum menjadi bagian dari rangkaian kegiatan tersebut.

Kebersamaan juga terlihat ketika seorang perempuan mendampingi prosesi pemotongan kue. Momen ini memperlihatkan suasana akrab yang menjadi bagian dari perayaan, sekaligus menggambarkan pentingnya penghargaan dan perhatian di lingkungan kerja.

Bagi institusi kepolisian, soliditas bukan hanya tentang keseragaman dalam menjalankan tugas. Soliditas juga menyangkut kemampuan membangun komunikasi yang baik, menghormati satu sama lain, serta menjaga komitmen bersama dalam menjalankan amanah pelayanan publik.

Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq menjadi figur pimpinan yang perlu ditempatkan dalam konteks tanggung jawab organisasi dan pelayanan lalu lintas. Namun, keterlibatan langsung beliau dalam acara pada foto perlu dipastikan melalui keterangan resmi penyelenggara sebelum diberitakan sebagai fakta.

Direktorat Lalu Lintas memiliki tanggung jawab besar dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas. Pekerjaan tersebut menuntut koordinasi antarpersonel, penguasaan tugas, serta kemampuan menghadapi berbagai persoalan yang terjadi di jalan raya.

Di tengah tingginya aktivitas masyarakat, personel Polantas harus mampu hadir dengan pendekatan yang profesional dan humanis. Pengaturan lalu lintas, penanganan kecelakaan, edukasi keselamatan berkendara, serta penegakan hukum membutuhkan sikap tegas yang tetap mengedepankan pelayanan.

Karena itu, kebersamaan di lingkungan internal semestinya tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Nilai kekeluargaan perlu diwujudkan dalam kerja sama yang nyata, kedisiplinan, kepatuhan terhadap prosedur, dan kesediaan membantu rekan ketika menghadapi tantangan tugas.

Hubungan yang baik antara pimpinan dan anggota juga berperan dalam membangun iklim kerja yang sehat. Komunikasi terbuka, arahan yang jelas, serta keteladanan dalam bertindak menjadi unsur penting untuk menjaga profesionalisme organisasi.

Di sisi lain, masyarakat tetap menjadi orientasi utama pelayanan kepolisian. Keberhasilan jajaran lalu lintas tidak cukup diukur dari kegiatan internal, tetapi juga dari kemampuan menghadirkan rasa aman, memberikan informasi yang jelas, serta menangani persoalan masyarakat secara cepat dan bertanggung jawab.

Keselamatan berkendara merupakan salah satu tantangan yang terus membutuhkan perhatian. Kepatuhan terhadap rambu lalu lintas, penggunaan helm berstandar, pemakaian sabuk keselamatan, dan larangan menggunakan telepon genggam ketika mengemudi harus terus disosialisasikan kepada masyarakat.

Penegakan hukum juga perlu dilaksanakan secara profesional, proporsional, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Konsistensi dalam menjalankan aturan menjadi bagian penting untuk membangun kepercayaan publik sekaligus menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas.

Dalam konteks tersebut, soliditas personel Ditlantas Polda Sumbar mempunyai arti strategis. Setiap anggota perlu memahami tugas dan kewenangannya, menjaga integritas, serta menghindari tindakan yang dapat merugikan masyarakat maupun mencederai kepercayaan terhadap institusi.

Perayaan ulang tahun Komandan sebagaimana tergambar dalam foto dapat menjadi pengingat bahwa penghargaan terhadap sesama merupakan bagian dari kehidupan organisasi. Suasana kekeluargaan yang positif diharapkan mendukung semangat bekerja dan meningkatkan kepedulian antarpersonel.

Namun, profesionalisme tetap menjadi ukuran utama pengabdian. Setiap kegiatan internal hendaknya berjalan seimbang dengan pelaksanaan tugas di lapangan, terutama dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat pengguna jalan.

Bagi jajaran Polantas, tantangan ke depan membutuhkan kesiapan sumber daya manusia, kemampuan beradaptasi, dan pendekatan pelayanan yang semakin responsif. Masyarakat membutuhkan petugas yang tidak hanya memahami aturan, tetapi juga mampu memberikan penjelasan secara santun dan bertindak secara adil.

Kekompakan organisasi juga harus tercermin melalui sikap sederhana dalam keseharian. Menghormati masyarakat, membantu pengguna jalan yang mengalami kesulitan, serta memberikan pelayanan tanpa diskriminasi merupakan bentuk pengabdian yang dapat dirasakan secara langsung.

Momentum kebersamaan seperti ini pada akhirnya memperoleh makna lebih luas ketika menjadi dorongan untuk memperkuat integritas dan tanggung jawab. Hubungan yang harmonis di internal kepolisian perlu berjalan seiring dengan keterbukaan terhadap evaluasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Dengan semangat kebersamaan, jajaran lalu lintas diharapkan terus menjaga komitmen terhadap keselamatan dan ketertiban di jalan raya. Setiap personel memiliki peran penting dalam membangun kepercayaan masyarakat melalui tindakan yang profesional, humanis, dan dapat dipertanggungjawabkan.

POLRI BERSAMA MASYARAKAT. Kebersamaan, disiplin, dan integritas harus terus menjadi landasan pengabdian Polantas dalam menghadirkan pelayanan yang aman, tertib, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

TIM RMO

TMMD/N Reguler ke-130 Resmi Dibuka Wali Kota Riyanda Putra di Lapangan Bola Talawai, Sawahlunto, Perkuat Sinergi TNI dan Masyarakat

TMMD/N Reguler ke-130 Resmi Dibuka Wali Kota Riyanda Putra di Lapangan Bola Talawai, Sawahlunto, Perkuat Sinergi TNI dan Masyarakat

Dansatgas Letkol Inf Dicky Sakti Maulana Pimpin Pelaksanaan TMMD/N ke-130 di Kecamatan Talawi, Sawahlunto, Fokus Pembangunan Fisik dan Nonfisik

SAWAHLUNTO — Semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali menjadi perhatian melalui pembukaan program TNI Manunggal Membangun Desa/Nagari (TMMD/N) Reguler ke-130 di Lapangan Bola Talawai, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto, Selasa (13/10/2026). Program ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat kolaborasi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mendorong percepatan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah pedesaan.

Pembukaan TMMD/N Reguler ke-130 berlangsung melalui upacara resmi yang dihadiri jajaran TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam menjawab kebutuhan pembangunan di tengah masyarakat.

Program TMMD/N bukan sekadar agenda pembangunan rutin. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang kebersamaan antara prajurit TNI dan masyarakat untuk membangun wilayah, memperkuat kepedulian sosial, serta menumbuhkan semangat gotong royong yang menjadi bagian penting kehidupan masyarakat Indonesia.

Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, S.IP., dalam sambutannya menegaskan bahwa TMMD merupakan salah satu bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Menurutnya, sinergi antara TNI dan pemerintah daerah memiliki peran penting dalam mempercepat pembangunan, khususnya di wilayah pedesaan yang membutuhkan dukungan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat.

“Program TMMD merupakan salah satu bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus wujud sinergi antara pemerintah daerah dengan jajaran TNI dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan,” ujar Riyanda Putra.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Pemerintah daerah memiliki peran dalam mendukung kebijakan dan kebutuhan pembangunan, sementara TNI turut berkontribusi melalui pelaksanaan program terpadu yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

Dansatgas TMMD/N Reguler ke-130, Letkol Inf Dicky Sakti Maulana, S.Hub.Int., menjelaskan bahwa pelaksanaan TMMD mencakup pembangunan fisik dan nonfisik. Kedua aspek tersebut dirancang untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, tidak hanya melalui perbaikan sarana dan prasarana, tetapi juga melalui penguatan kehidupan sosial kemasyarakatan.

Pada sektor fisik, kegiatan TMMD/N dapat mencakup pembangunan maupun peningkatan infrastruktur, seperti jalan, jembatan, sarana ibadah, dan fasilitas pendidikan sesuai dengan sasaran program. Infrastruktur yang memadai diharapkan dapat membantu memperlancar mobilitas warga, mendukung akses terhadap pelayanan dasar, serta menunjang aktivitas ekonomi masyarakat.

Pembangunan infrastruktur memiliki arti penting bagi masyarakat pedesaan. Akses jalan yang baik, misalnya, dapat membantu memperlancar distribusi hasil pertanian dan usaha warga. Sementara itu, sarana umum yang layak dapat mendukung aktivitas sosial, pendidikan, dan keagamaan di lingkungan masyarakat.

Namun, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari hasil pekerjaan fisik. Aspek nonfisik juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan TMMD/N, karena pembangunan yang berkelanjutan membutuhkan masyarakat yang memiliki kepedulian sosial, kesadaran bersama, serta kemampuan untuk menjaga dan memanfaatkan fasilitas yang telah dibangun.

Melalui kegiatan nonfisik, program TMMD/N diarahkan untuk menyentuh berbagai aspek kehidupan sosial, budaya, dan kemasyarakatan. Pendekatan ini diharapkan mampu memperkuat hubungan antarwarga sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa pembangunan merupakan tanggung jawab bersama.

Letkol Inf Dicky Sakti Maulana juga menekankan pentingnya dukungan masyarakat dalam menyukseskan program tersebut. Partisipasi warga menjadi salah satu faktor penting karena masyarakat merupakan penerima manfaat langsung dari hasil pembangunan yang dilaksanakan di wilayah sasaran TMMD/N.

Keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan juga dapat memperkuat rasa memiliki terhadap fasilitas yang tersedia. Dengan demikian, hasil program tidak hanya dimanfaatkan selama kegiatan berlangsung, tetapi diharapkan dapat dirawat dan dijaga bersama agar manfaatnya bertahan dalam jangka panjang.

Sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam pelaksanaan TMMD/N Reguler ke-130. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menyatukan kebutuhan di lapangan dengan dukungan lintas sektor, sehingga sasaran pembangunan dapat memberikan dampak nyata bagi kehidupan warga.

Bagi Kota Sawahlunto, pelaksanaan program ini menjadi bagian dari upaya mendorong pembangunan yang menjangkau masyarakat hingga wilayah pedesaan. Peningkatan infrastruktur dan penguatan kehidupan sosial diharapkan dapat membuka peluang bagi aktivitas ekonomi, memperbaiki akses masyarakat, serta mendukung peningkatan kualitas hidup warga.

Meski demikian, keberhasilan TMMD/N pada akhirnya perlu dilihat dari manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat, baik melalui hasil pembangunan fisik maupun dampak kegiatan nonfisik. Dukungan pemerintah daerah, pelaksanaan tugas yang terarah, serta partisipasi aktif warga akan menjadi unsur penting dalam mewujudkan tujuan tersebut.

Dengan resmi dibukanya TMMD/N Reguler ke-130 di Lapangan Bola Talawai, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto, diharapkan semangat gotong royong semakin kuat dan hubungan TNI dengan masyarakat semakin erat. Program ini diharapkan tidak hanya menghasilkan pembangunan yang bermanfaat, tetapi juga meninggalkan semangat kebersamaan dalam membangun daerah menuju Sawahlunto yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.

TNI MANUNGGAL BERSAMA RAKYAT, MEMBANGUN NAGARI UNTUK KEMAJUAN NEGERI.


Ad Placement

Intermezzo

Travel

Teknologi