ZONA INTEGRITAS

Berita

Peristiwa

Showbiz

Ad Placement

Foto

Video

Jumat, 10 Juli 2026

Keseruan Nobar Kodam XXII/TB dengan masyarakat di Bundaran Kahayan Kota Palangkaraya

PALANGKA RAYA | Bertempat di bundaran Besar, Kota Palangka Raya, Kodam XXII Tambun Bungai, Polri, dan masyarakat monoton bareng Piala dunia Pertandingan antara Spanyol VS Belgia Pada Sabtu 11 Juli 2026, pukul 02.00 WIB.

Hadir sekitar 1.000 Orang masyarakat Kota Palangka Raya. Suasana sangat seru dan Timnas Spanyol lolos dramatis ke semifinal Piala Dunia 2026. Gol Mikel Merino di pengujung waktu normal bikin La Furia Roja menang 2-1 atas Belgia.

Pada pertandingan perempatfinal di Los Angeles stadium, Sabtu (11/7/2026) dini hari WIB, Spanyol memimpin duluan di babak pertama lewat Fabian Ruiz sebelum disamakan Charles De Ketelaere.

Pendukung Spanyol dari Kota Palangkaraya berteriak histeris saat Merino mencetak gol kemenangan Spanyol dua menit sebelum waktu normal habis.keren banget situasi nonton bareng dini hari ini. 

Spanyol akan bertemu Prancis pada laga semifinal 15 Juli dini hari WIB.

Kodam XXII Tambun Bungai dan Masyarakat Nobar Pildun 2026, Ratusan Warga Larut dalam Euforia Sepak Bola Dunia

PALANGKA RAYA | Kodam XXII Tambun Bungai dan masyarakat kembali memperlihatkan eratnya kebersamaan melalui kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 yang berlangsung penuh kehangatan di Bundaran Besar Menara Kahayan, Kota Palangka Raya, Jumat (10/7/2026).

Pertandingan antara Prancis melawan Maroko yang dimulai pada pukul 03.00 WIB menjadi sajian yang dinanti ratusan warga. Sejak sebelum laga dimulai, masyarakat telah memadati lokasi untuk menikmati atmosfer sepak bola dunia bersama prajurit TNI.

Suasana penuh keakraban begitu terasa ketika prajurit Kodam XXII Tambun Bungai membaur dengan masyarakat. Sorak sorai dan tepuk tangan mengiringi setiap peluang yang tercipta di lapangan, menciptakan momen kebersamaan yang hangat dan penuh semangat.

Kegiatan nobar ini menjadi bukti bahwa olahraga mampu menjadi perekat persaudaraan, mempertemukan berbagai kalangan dalam satu suasana yang penuh kegembiraan tanpa memandang latar belakang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapendam XXII/Tambun Bungai Letkol Arh Dodo Sahata, PIC TVRI Ibu Neni Maria, unsur Protokol Provinsi Kalimantan Tengah, serta berbagai elemen masyarakat Kota Palangka Raya.

Kehadiran para pejabat dan tokoh masyarakat semakin menambah semarak kegiatan yang berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh rasa kekeluargaan.

Sekitar 500 warga Kota Palangka Raya memadati kawasan Bundaran Besar Menara Kahayan untuk menyaksikan pertandingan secara bersama-sama. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sejak awal hingga peluit panjang dibunyikan.

Selain menjadi hiburan, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi yang mempererat hubungan harmonis antara Kodam XXII Tambun Bungai dengan masyarakat, sekaligus memperkuat semangat persatuan melalui olahraga.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar hingga sekitar pukul 05.00 WIB. Warga pun meninggalkan lokasi dengan membawa kesan mendalam atas kebersamaan yang terjalin sepanjang acara.

Melalui kegiatan nobar Piala Dunia 2026 ini, Kodam XXII Tambun Bungai kembali menunjukkan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, membangun kedekatan, mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta menghadirkan suasana yang aman, nyaman, dan penuh kebersamaan.

Rabu, 08 Juli 2026

Pangdam XXII/TB Pimpin Sidang Pantukhir Penerimaan Cata PK TNI AD Gelombang II TA 2026

Banjarbaru | Pangdam XXII/TB Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc., memimpin Sidang Pantukhir Penerimaan Calon Tamtama Prajurit Karier (Cata PK) TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran 2026 tingkat Sub Panitia Pusat (Sub Panpus) Kodam XXII/TB yang berlangsung di Aula Mako Rindam XXII/TB, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Selasa (7/7/2026).

Sidang Pantukhir merupakan tahapan akhir seleksi tingkat Sub Panpus untuk menentukan calon prajurit yang memenuhi syarat melanjutkan proses penerimaan. Calon siswa tamtama mengikuti sidang tersebut setelah melalui serangkaian tahapan seleksi administrasi, kesehatan, jasmani, mental ideologi, serta litpers.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danrindam XXII/TB Brigjen TNI Ali Akhwan, S.E., Aspers Kasdam XXII/TB Kolonel Arm Reno Triambodo, Pabadyarendiaga Spersdam XXII/TB Letkol Nori Aditya Prima, tim kesehatan, tim jasmani, serta tim pendukung penelitian personel yang menjadi bagian dari panitia seleksi.

Dalam arahannya, Pangdam XXII/TB Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc., selaku Ketua Sidang menegaskan bahwa seluruh proses seleksi harus dilaksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel dengan mengedepankan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis). Hal tersebut bertujuan untuk menghasilkan prajurit TNI AD yang berkualitas, memiliki integritas, serta siap mengabdi kepada bangsa dan negara.

Sesuai rencana, hasil Sidang Pantukhir tingkat Sub Panpus Kodam XXII/TB akan diumumkan pada 11 Juli 2026. Peserta yang dinyatakan lulus akan mengikuti pendidikan pertama di Secata Rindam XXII/TB sebagai awal pembentukan menjadi prajurit TNI Angkatan Darat yang profesional, tangguh, dan berkarakter.

TIM

Pangdam XXII/Tambun Bungai Hadiri Peresmian Waterfront City dan Panen Raya Padi di Kabupaten Kapuas

Kapuas | Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc., mendampingi Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, S.I.Kom., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalimantan Tengah menghadiri Peresmian Kawasan Waterfront City Kapuas yang dirangkaikan dengan Panen Raya Padi dalam rangka mendukung ketahanan pangan di Kalimantan Tengah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kabupaten Kapuas, Rabu (8/7/2026).

Peresmian Kawasan Waterfront City Kapuas ditandai dengan prosesi pemotongan pita oleh Gubernur Kalimantan Tengah yang didampingi Pangdam XXII/Tambun Bungai, Kapolda Kalimantan Tengah, dan Bupati Kapuas.

Kehadiran kawasan waterfront ini menjadi langkah strategis dalam mengembangkan tepian sungai sebagai ruang publik yang representatif, pusat aktivitas masyarakat, sekaligus destinasi wisata baru yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kapuas.

Usai peresmian, Pangdam XXII/Tambun Bungai bersama Gubernur Kalimantan Tengah dan jajaran Forkopimda meninjau lokasi Panen Raya Padi di Desa Terusan Mulya, Kecamatan Bataguh. Panen raya yang mencakup lahan seluas 25.817 hektare tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam XXII/Tambun Bungai menegaskan bahwa TNI AD melalui Kodam XXII/Tambun Bungai akan terus mendukung berbagai program strategis pemerintah, khususnya di bidang ketahanan pangan, pembangunan wilayah, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Kodam XXII/Tambun Bungai siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan ketahanan pangan yang kuat. Keberhasilan pembangunan dan swasembada pangan merupakan tanggung jawab bersama yang harus terus kita dukung demi kesejahteraan masyarakat," tegas Pangdam.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Kalimantan Tengah, Forkopimda Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Pulang Pisau, para kepala instansi vertikal, jajaran perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta kelompok tani.

Selasa, 07 Juli 2026

Pangdam XXII/Tambun Bunga Hadiri Rakor Kesiapsiagaan Karhutla di Kalimantan Selatan

Banjarbaru | Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc., menghadiri Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 yang dipimpin Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, bertempat di Auditorium Gedung Idham Chalid, Kantor Gubernur Kalimantan Selatan. Senin (6/7/2026).

Rapat koordinasi yang diikuti sekitar 200 peserta tersebut dihadiri unsur Forkopimda, pemerintah daerah, TNI-Polri, BPBD, BMKG, Basarnas, instansi terkait, serta perwakilan dunia usaha sebagai langkah memperkuat sinergi dalam menghadapi potensi bencana karhutla selama musim kemarau Tahun 2026.

Dalam penyampaiannya, Pangdam XXII/TB Mayjen TNI Zainul Arifin menegaskan bahwa kesiapsiagaan seluruh komponen harus terus ditingkatkan mengingat Kalimantan Selatan mulai memasuki musim kemarau. Upaya pencegahan menjadi prioritas utama melalui deteksi dini, patroli terpadu, sosialisasi kepada masyarakat, serta penguatan koordinasi lintas sektor.
Pangdam juga menyampaikan bahwa bantuan mobil pemadam kebakaran dari pemerintah pusat telah disiagakan di masing-masing Kodim sebagai bentuk dukungan terhadap kesiapan penanggulangan karhutla di wilayah. Keberadaan sarana tersebut diharapkan mampu mempercepat respons apabila terjadi kebakaran.

Selain itu, Pangdam mengimbau seluruh masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar karena berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan yang dapat menimbulkan kerugian bagi masyarakat, lingkungan, maupun perekonomian daerah.

Melalui rapat koordinasi ini diharapkan terbangun komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat sinergi, meningkatkan kesiapsiagaan, serta mengoptimalkan langkah-langkah pencegahan guna mewujudkan Kalimantan Selatan yang aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Pangdam XXII/Tambun Bungai Beri Pengarahan Peserta SPPI KDKMP, Tekankan Disiplin dan Bela Negara

Banjarbaru | Panglima Kodam (Pangdam) XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc., memberikan pengarahan kepada peserta SPPI KDKMP pada kegiatan Latihan Pembekalan Bela Negara dan Manajerial di Rindam XXII/Tambun Bungai, Banjarbaru, Selasa (7/7/2026).

Kegiatan pengarahan tersebut dihadiri Danrindam XXII/Tambun Bungai, Kabagdik Rindam XXII/Tambun Bungai, para Kabag, para Katim, para Dansatdik, para pelatih, pembina, serta seluruh peserta SPPI KDKMP Rindam XXII/Tambun Bungai.

Dalam arahannya, Pangdam XXII/Tambun Bungai menegaskan bahwa program yang sebelumnya dikenal sebagai Latihan Dasar Militer (Latsarmil) telah disesuaikan menjadi Latihan Pembekalan Bela Negara dan Manajerial sesuai kebijakan yang berlaku.

Pangdam menjelaskan bahwa pembekalan tersebut tidak bertujuan membentuk peserta menjadi prajurit TNI, melainkan membangun karakter yang disiplin, berintegritas, memiliki jiwa kepemimpinan, wawasan kebangsaan, serta semangat bela negara yang kuat. Selain itu, peserta juga dibekali kemampuan bekerja sama dan kompetensi manajerial sebagai bekal dalam mengemban tugas sebagai pengelola koperasi.

"Latihan Pembekalan Bela Negara ini bukan untuk menjadikan saudara sebagai prajurit TNI, tetapi untuk membentuk karakter yang disiplin, berintegritas, memiliki jiwa kepemimpinan, wawasan kebangsaan, serta semangat bela negara yang kuat sebagai bekal dalam melaksanakan tugas ke depan," tegas Pangdam.

Rilis

Minggu, 05 Juli 2026

Pengalaman Jadi Modal Utama, Prof. Bhayu Rhama Siap Antar UPR Menuju Kampus Berdaya Saing Global

PALANGKA RAYA | Bakal Calon Rektor Universitas Palangka Raya (UPR), Prof. Bhayu Rhama, menegaskan komitmennya untuk membawa UPR menjadi perguruan tinggi yang semakin unggul dan berdaya saing global. Tekad tersebut, menurutnya, lahir dari pengalaman memimpin dan rekam jejak pengabdian di lingkungan kampus, bukan semata-mata karena ambisi pribadi.

Prof. Bhayu mengatakan, semangat untuk terus belajar menjadi prinsip yang selalu dipegang dalam menjalankan kehidupan maupun kepemimpinan. Baginya, setiap pengalaman, tantangan, keberhasilan hingga kegagalan merupakan proses pembelajaran yang membentuk karakter dan kualitas seorang pemimpin.

“Never stop learning, because life never stops teaching. Kalimat ini bukan sekadar kutipan favorit saya, melainkan prinsip hidup yang selalu saya pegang. Saya percaya bahwa proses belajar tidak pernah berakhir. Setiap pengalaman, tantangan, keberhasilan, bahkan kegagalan adalah guru yang membentuk cara berpikir, karakter, dan kualitas kepemimpinan seseorang,” ujarnya.

Menurut Prof. Bhayu, semangat sebagai lifelong learner tidak hanya bertujuan menambah pengetahuan, tetapi juga memperluas wawasan, mempertajam kemampuan kepemimpinan, serta melahirkan solusi yang relevan terhadap berbagai tantangan yang dihadapi perguruan tinggi saat ini.

Selain itu, ia mengaku selalu berpegang pada moto hidup “Always Think and Useful for Society.” Baginya, ilmu pengetahuan hanya akan memiliki nilai apabila mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

“Bagi saya, ilmu pengetahuan hanya akan bermakna apabila mampu menghadirkan manfaat bagi orang lain. Karena itu, setiap langkah yang saya ambil selalu berorientasi pada bagaimana memberikan kontribusi terbaik, terutama bagi Universitas Palangka Raya sebagai institusi yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan pengabdian saya,” katanya.

Sebagai akademisi, Prof. Bhayu memandang profesi pendidik bukan sekadar pekerjaan, melainkan panggilan untuk membentuk generasi masa depan, membangun budaya akademik yang unggul, serta menciptakan ekosistem yang mendorong lahirnya inovasi dan perubahan.

Ia menilai kepuasan terbesar seorang pendidik adalah ketika mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, dan institusi dapat berkembang bersama menuju kualitas yang lebih baik.

Prof. Bhayu menjelaskan, keputusannya maju sebagai bakal calon rektor didasarkan pada pengalaman memimpin Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UPR. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting untuk membawa perubahan yang lebih luas di tingkat universitas.

“Tekad saya untuk menjadi Rektor Universitas Palangka Raya lahir dari pengalaman, bukan semata-mata ambisi. Amanah sebagai Dekan FISIP telah memberikan ruang bagi saya untuk membuktikan bahwa kepemimpinan yang kolaboratif, terukur, dan berorientasi pada hasil mampu menghasilkan berbagai capaian dan prestasi institusi,” ungkapnya.

Berbekal pengalaman, rekam jejak kinerja, serta komitmen terhadap kemajuan pendidikan tinggi, Prof. Bhayu optimistis UPR memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi universitas yang unggul, kompetitif di tingkat global, dan menjadi kebanggaan masyarakat Kalimantan Tengah.

“Saya ingin menghadirkan manfaat yang lebih besar, tidak lagi hanya untuk satu fakultas, tetapi bagi seluruh Universitas Palangka Raya. Saya percaya, dengan pengalaman, rekam jejak kinerja, serta komitmen yang kuat terhadap kemajuan perguruan tinggi, UPR dapat tumbuh menjadi universitas yang semakin unggul, berdaya saing global, dan menjadi kebanggaan masyarakat Kalimantan Tengah sekaligus kontributor penting bagi kemajuan Indonesia,” tutupnya.

(tim/cen)


Ad Placement

Intermezzo

Travel

Teknologi