ZONA INTEGRITAS

Berita

Peristiwa

Showbiz

Ad Placement

Foto

Video

Rabu, 16 September 2026

Wujud Penghormatan serta Penghargaan Atas Jasa dan Pengabdian, Kodim 1310/Bitung Gelar Upacara Pemakaman Secara Militer Kepada Almarhum Serka (Purn) Hans Wungkana

BITUNG – Kodim 1310/Bitung menyelenggarakan Upacara Persemayaman dan Pemakaman Secara Militer kepada almarhum Serka (Purn) Hans Wungkana NRP 406921, bertempat di Rumah Duka Keluarga Wungkana-Carlos, Perumahan Pertamina, Jl. Kp. Pancurang, Kelurahan Madidir Ure, dan Taman Makam Pahlawan (TMP), Kel. Kadoodan, Kec. Madidir, Kota Bitung, Rabu (16/09/2026).


Upacara Pemakaman Secara Militer tersebut dipimpin Kasdim 1310/Bitung, Mayor Cpm Samsuri Usman mewakili Dandim 1310/Bitung, Perwira Upacara dijabat Plh. Danramil 1310-02/Lembeh, Pelda Eben Heser Mabuka, dan Komandan Upacara dijabat Danramil 1310-01/Botung, Lettu Inf Edyzon Kasenda, sedangkan Penyelubung Bendera Merah Putih oleh Personel Koramil 1310-01/Bitung.


Kasdim 1310/Bitung Mayor Cpm Samsuri Usman, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Upacara Pemakaman Secara Militer merupakan bentuk penghormatan terakhir serta penghargaan atas jasa dan pengabdian almarhum selama menjalankan tugas sebagai prajurit TNI Angkatan Darat. 

"Pelaksanaan kegiatan juga menjadi wujud penghormatan dan penghargaan institusi TNI kepada setiap prajurit yang telah mengabdikan diri kepada bangsa dan negara," ujar Kasdim.


Rangkaian upacara dilaksanakan secara khidmat dan penuh penghormatan, dengan melibatkan personel Kodim 1310/Bitung serta dihadiri keluarga besar almarhum, rekan-rekan sejawat, dan sejumlah tamu undangan. Suasana haru menyelimuti prosesi ketika penghormatan terakhir diberikan kepada almarhum sebelum dimakamkan.


Terpisah, Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ, menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan. Kepergian almarhum merupakan kehilangan bagi keluarga besar TNI, namun jasa, pengabdian dan dedikasi almarhum selama berdinas akan tetap dikenang.

“Upacara Pemakaman Secara Militer ini merupakan bentuk penghormatan terakhir TNI kepada almarhum Serka (Purn) Hans Wungkana. Kami keluarga besar Kodim 1310/Bitung turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan serta keikhlasan,” ujar Dandim 1310/Bitung.


Lebih lanjut, Dandim menyampaikan bahwa pengabdian seorang prajurit tidak hanya dikenang melalui masa kedinasannya, tetapi juga melalui nilai-nilai perjuangan, loyalitas dan pengabdian yang telah diberikan kepada satuan, bangsa dan negara.

"Semoga nilai-nilai pengabdian dan semangat perjuangan yang telah ditunjukkan almarhum selama berdinas dapat menjadi inspirasi bagi kita semua,” tambahnya.


Prosesi Pemakaman Secara Militer berlangsung dengan tertib, khidmat dan penuh penghormatan hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.


Turut hadir dalam kegiatan upacara, Camat Madidir, Bpk. Heimans Bidara Kansil, S.E., Lurah Madidir Ure, Bpk. Victor Kantohe, S.Sos., Ketua BPMJ GMIM Bukit Berkat Madidir Ure (Wilayah Bitung IX) Pdt. Doury Deane Dorcas Luntungan, M.Th., Babinsa Kel. Madidir Ure, Pelda Abd. Rohim, Babinkamtibmas, Brigpol Angga Sinaga, Personel Kodim 1310/Bitung, Personel Yonif TP 916/Bara Sakti, Personel Satrol Kodaeral VIII/Bitung, Personel Sathantai Kodaeral VIII/Bitung, Personel Patwal Subdenpom XIII/1-2 Bitung, Perangkat Kelurahan Madidir Ure, Pelayan Khusus dan Jemaat GMIM Bukit Berkat, Keluarga almarhum serta Para Pelayat duka.

PANGDAM XXII/TB TERJUN LANGSUNG DALAM PENANGANAN KARHUTLA DI KM 21 PALANGKA RAYA

Palangka Raya – Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc., turun langsung meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Jalan Tjilik Riwut Km 21, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rabu (16/9/2026).


Dalam kegiatan tersebut, Pangdam didampingi Tim Penyuluh Mabes TNI Brigjen TNI Debok, Asops Kasdam XXII/TB Kolonel Inf Danang Prasetyo Wibowo, M.I.P., Kazidam XXII/TB Kolonel Czi Daniel Panjaitan, Kapuskodalopsdam XXII/TB Letkol Inf Nurliwedie Nurdin Kanan, S.M., M.M., serta Danyonif TP 830 Letkol Inf Jeham Divif Wotanto.


Di lokasi, Pangdam meninjau kondisi lahan terdampak sekaligus melihat secara langsung upaya personel di lapangan dalam mengendalikan titik api. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan langkah penanganan Karhutla dapat berjalan secara efektif, khususnya pada area lahan gambut yang membutuhkan penanganan intensif agar api tidak kembali muncul.


Pangdam XXII/TB menekankan kepada personel agar terus meningkatkan kewaspadaan dan mengoptimalkan koordinasi dalam pelaksanaan tugas. Selain pemadaman, upaya pencegahan dan pemantauan terhadap wilayah rawan juga harus terus dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap munculnya titik api baru.


Kodam XXII/Tambun Bungai terus berkomitmen bersinergi dengan seluruh unsur terkait dalam penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah. Kehadiran Pangdam di lokasi menjadi bagian dari pengawasan langsung sekaligus memastikan personel, sarana, dan langkah penanganan di lapangan dapat dioptimalkan untuk meminimalkan dampak Karhutla terhadap masyarakat dan lingkungan.

Selasa, 15 September 2026

Cegah Karhutla, Tim Penyuluh Mabes TNI Sosialisasikan Bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Barito Timur

Barito Timur | Tim Penyuluh Mabes TNI melaksanakan kegiatan sosialisasi tentang pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kepada masyarakat di wilayah Kabupaten Barito Selatan. Kegiatan ini merupakan upaya meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan serta mencegah terjadinya Karhutla, Bertempat di Ruang Rapat Bupati Barito Timur Jalan Ahmad Yani No 24 Tamiang Layang Kec Dusun Timur Kab.Barito Timur dan Aula Kantor Camat Ampah, Kec. Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur, Pada hari Selasa (15/09/2026)


Dalam kegiatan tersebut, Tim Penyuluh Mabes TNI Brigjen TNI Zulkifli, S.I.P., M.A.P., M.M. dan Brigjen TNI Kris Doni Indriarto, S.I.P. memberikan pemahaman mengenai bahaya dan dampak yang ditimbulkan akibat kebakaran hutan dan lahan, baik terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, maupun kondisi sosial dan ekonomi


Selain itu, masyarakat diberikan edukasi mengenai langkah-langkah pencegahan Karhutla, khususnya dalam menghindari kegiatan yang dapat memicu terjadinya kebakaran. Masyarakat juga diimbau agar segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api atau potensi kebakaran di wilayah sekitarnya


Tim Penyuluh Mabes TNI juga menekankan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Kepedulian dan kewaspadaan sejak dini menjadi salah satu langkah penting dalam meminimalisir risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan


Kegiatan sosialisasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergitas antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta kelestarian lingkungan di wilayah Kabupaten Barito Selatan.


Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan masyarakat semakin memahami bahaya Karhutla dan memiliki kesadaran untuk bersama-sama melakukan pencegahan, sehingga wilayah Kabupaten Barito Selatan tetap aman, kondusif dan terhindar dari bencana kebakaran hutan dan lahan.

KASDAM XXII/TB TINJAU LANGSUNG PENANGANAN KARHUTLA DI KM 21 PALANGKA RAYA

Palangka Raya | Kasdam XXII/Tambun Bungai Brigjen TNI Sugiyono, M.Si., meninjau langsung lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Jalan Tjilik Riwut Km 21, Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Dalam peninjauan tersebut, Kasdam XXII/TB didampingi Brigjen TNI Debok serta Kapuskodalops Letkol Inf Nurliwedie Nurdin Kanan, S.M., M.M. Rombongan melihat dan turun tangan secara langsung kondisi lahan yang terdampak sekaligus memantau upaya pemadaman dan penanganan Karhutla yang dilaksanakan oleh personel di lapangan.

Kasdam XXII/TB menekankan kepada seluruh personel agar terus meningkatkan kewaspadaan serta mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan selama melaksanakan tugas. Penanganan Karhutla harus dilakukan secara cepat, terpadu, dan terkoordinasi agar api tidak meluas serta dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan dapat diminimalkan.

Kehadiran Kasdam XXII/TB di lokasi merupakan bentuk komitmen Kodam XXII/Tambun Bungai dalam mendukung percepatan penanggulangan Karhutla di Kalimantan Tengah.

Minggu, 13 September 2026

Pangdam XXII/Tambun Bungai Tinjau Langsung Karhutla di TWA Galeget Tiawu

Pulang Pisau – Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc., meninjau langsung lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Taman Wisata Alam (TWA) Galeget Tiawu, Desa Tuwung, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Minggu (13/9/2026).


Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi Karhutla sekaligus memastikan upaya penanganan dan pemadaman di lapangan berjalan cepat, terpadu, dan tepat sasaran. Dalam kunjungannya, Pangdam turut mengecek kondisi titik terdampak serta kesiapan personel dan sarana pendukung yang dikerahkan dalam upaya penanggulangan Karhutla.


Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc menegaskan bahwa Kodam XXII/TB terus berkomitmen mendukung pemerintah daerah bersama seluruh unsur terkait dalam mencegah dan menanggulangi Karhutla. Menurutnya, sinergi seluruh pihak menjadi kunci untuk mempercepat penanganan sekaligus mencegah kebakaran meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.


Pangdam juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dengan tidak membuka maupun membersihkan lahan menggunakan cara membakar. “Masyarakat diharapkan segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin,” imbaunya.

Jumat, 11 September 2026

Pangdam XXII/TB Hadiri Rapat Evaluasi Satgas Karhutla Kalteng Dipimpin Kepala BNPB

PALANGKA RAYA — Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc., menghadiri Rapat Evaluasi Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Kalimantan Tengah yang dipimpin Kepala BNPB RI Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., bertempat di Pos Lapangan Karhutla Jalan Mahir Mahar Lingkar Luar, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Jumat (11/9/2026).


Dalam rapat tersebut, Pangdam XXII/TB menjelaskan bahwa Kodam XXII/TB terus memperkuat dukungan dalam penanganan Karhutla dengan mengerahkan personel di sejumlah titik, termasuk menempatkan pos-pos siaga 24 jam untuk memantau situasi dan bergerak cepat apabila terjadi kebakaran, khususnya di wilayah yang dinilai vital.


Penempatan personel tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi agar kebakaran tidak meluas dan mengganggu aktivitas masyarakat, baik akses jalur darat maupun penerbangan. Pangdam juga menegaskan bahwa bantuan peralatan dari Presiden yang telah didistribusikan ke lapangan sangat membantu dalam mendukung upaya pemadaman dan penanganan Karhutla.


Kodam XXII/TB bersama seluruh unsur terkait akan terus memperkuat sinergi serta mengoptimalkan langkah pencegahan dan penanganan Karhutla di tengah berbagai kendala dan tantangan di lapangan.

Kapendam XXII/TB Pantau Kesehatan Personel dan Pemadaman Karhutla di Taba Kalasa

PALANGKA RAYA — Kepedulian terhadap kondisi personel di lapangan menjadi perhatian serius Kapendam XXII/TB Letkol Arh Dodo Sahata Simanulang, S.I.P., saat menghadiri pemeriksaan kesehatan Satgas Karhutla sekaligus memantau langsung pelaksanaan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Taba Kalasa, Palangka Raya, Jumat (11/9/2026).


Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan CT ARSA Foundation Andra Lesmana dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya H. Riduan, S.KM., M.M.Kes. Pemeriksaan kesehatan dilakukan Tim Rikes Kesdam XXII/TB bekerja sama dengan CT ARSA Foundation sebagai bentuk perhatian terhadap kebugaran personel yang setiap hari harus berhadapan dengan medan berat, cuaca panas, asap, serta karakteristik lahan gambut yang memiliki tantangan tersendiri.Di tengah tugas pemadaman yang membutuhkan ketahanan fisik dan konsentrasi tinggi, pemeriksaan kesehatan menjadi bagian penting untuk memastikan setiap personel berada dalam kondisi prima. Kesiapan bukan hanya menyangkut peralatan dan kemampuan teknis, tetapi juga kesehatan anggota yang menjadi ujung tombak penanganan Karhutla di lapangan.


Kapendam XXII/TB menjelaskan, Posko Taktis Karhutla Taba Kalasa telah beroperasi sejak 29 Agustus 2026 dengan kekuatan 106 personel. Perkembangan titik api terus dipantau secara berkala agar setiap indikasi kebakaran dapat segera ditindaklanjuti sebelum berkembang menjadi lebih luas dan sulit dikendalikan.“Kita tidak menunggu api membesar. Setiap titik api harus segera ditangani agar tidak berkembang dan meluas. Kesiapan dan kesehatan personel menjadi prioritas untuk memastikan tugas pemadaman berjalan optimal,” tegas Letkol Arh Dodo Sahata Simanulang.


Kodam XXII/TB terus mengoptimalkan pengerahan personel dan sarana pendukung melalui koordinasi serta sinergi dengan berbagai pihak, termasuk CT ARSA Foundation dan unsur pemerintah daerah. Langkah tersebut menunjukkan bahwa penanganan Karhutla tidak hanya membutuhkan kecepatan dalam memadamkan api, tetapi juga kepedulian terhadap keselamatan para petugas yang berada di garis depan. Dengan semangat TNI bersama rakyat, seluruh unsur diharapkan terus bergerak cepat menjaga lingkungan dan melindungi masyarakat dari dampak Karhutla.


TIM


Ad Placement

Intermezzo

Travel

Teknologi