ZONA INTEGRITAS

Berita

Peristiwa

Showbiz

Ad Placement

Foto

Video

Jumat, 04 September 2026

Dirlantas Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq Gerakkan PJR Unit 1, Patroli Blue Light Jadi Benteng Malam

DITLANTAS POLDA SUMBAR | Di bawah kepemimpinan Kapolda Sumbar Irjen Pol. Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumbar terus memperkuat kehadiran personel di tengah masyarakat melalui patroli, pengaturan lalu lintas, pengamanan serta edukasi keselamatan berkendara sebagai wujud nyata semangat Polri untuk Masyarakat, Jumat (4/9/2026).

Gerakan tersebut menjadi bagian dari komitmen Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq dalam membangun jajaran Polantas yang profesional, humanis dan presisi. Personel tidak hanya dituntut mampu mengatur arus kendaraan, tetapi juga harus cepat membaca situasi, memberikan pelayanan dan mengambil tindakan ketika masyarakat membutuhkan kehadiran polisi.

Salah satu kegiatan yang menjadi perhatian adalah Patroli Blue Light PJR Unit 1. Patroli ini merupakan langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban di ruas jalan, sekaligus mencegah potensi gangguan kamtibmas dan memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pada waktu malam hari.

Kehadiran kendaraan patroli dan personel Polantas di lapangan memiliki pesan kuat bahwa jalan raya bukan ruang tanpa pengawasan. Polisi hadir untuk mencegah kejahatan, mengantisipasi gangguan keamanan serta membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan ketika menjalankan aktivitas di jalan.

Selain patroli, jajaran Ditlantas Polda Sumbar juga memperlihatkan kegiatan Polantas Hadir melalui pengaturan lalu lintas. Personel turun langsung mengurai kepadatan, membantu pengguna jalan, menjaga ketertiban kendaraan dan memastikan pergerakan lalu lintas berlangsung aman serta lancar.

Pendekatan berbeda juga terlihat melalui Polantas Karib, yang mengedepankan komunikasi dengan masyarakat. Polisi tidak hanya hadir untuk menegakkan aturan, tetapi juga memberikan pemahaman kepada pengendara mengenai pentingnya disiplin, keselamatan dan kepatuhan terhadap ketentuan lalu lintas.

Edukasi menjadi bagian penting karena keselamatan lalu lintas tidak dapat dibebankan hanya kepada kepolisian. Pengendara juga memiliki tanggung jawab untuk menggunakan helm, mematuhi rambu, menjaga kecepatan dan tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Ditlantas Polda Sumbar juga memperkuat pelayanan melalui Pos Jubaah dan sejumlah titik pelayanan serta pengawasan. Keberadaan pos tersebut menjadi bagian dari upaya mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat sekaligus memudahkan personel merespons kondisi yang terjadi di lapangan.

Kesiapan personel turut diperkuat melalui apel pagi personel PJR. Apel bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi menjadi sarana memastikan kesiapan anggota, membangun kedisiplinan, memperkuat koordinasi dan menyamakan langkah sebelum menjalankan tugas pelayanan serta pengamanan lalu lintas.

Di sisi penegakan hukum, Polantas tetap dituntut tegas terhadap pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan. Namun ketegasan tersebut harus berjalan beriringan dengan sikap santun dan humanis, sehingga penegakan aturan dipahami masyarakat sebagai upaya perlindungan, bukan semata-mata tindakan represif.

Semangat “Polantas Polda Sumbar Rancak Bana” pada akhirnya bukan hanya persoalan tampilan atau slogan. Maknanya adalah bagaimana setiap personel mampu bekerja secara profesional, dekat dengan masyarakat, sigap menghadapi persoalan, disiplin menjalankan tugas dan memberikan manfaat nyata bagi pengguna jalan.

Bagi Ditlantas Polda Sumbar, keberhasilan pelayanan bukan hanya diukur dari jumlah pelanggaran yang ditindak, tetapi juga dari kemampuan mencegah kecelakaan, mengurangi potensi gangguan keamanan, menjaga kelancaran arus kendaraan serta menghadirkan rasa aman. Polri untuk Masyarakat diwujudkan ketika polisi hadir sebelum masyarakat meminta, bergerak ketika situasi membutuhkan dan tetap humanis saat menjalankan kewenangan. Polantas Sumbar Rancak Bana—Profesional, Humanis, Presisi.

Polantas Polda Sumbar Rancak Bana merupakan semangat pelayanan: menjaga keamanan, mengatur lalu lintas, mencegah kejahatan, mengedukasi masyarakat dan mengutamakan keselamatan untuk kemanusiaan.

Tim RMO 

Rabu, 02 September 2026

Kodam XXII/TB Terima Tim Puldata Penyusunan Dokumen Strategis Pembinaan Karakter Prajurit di Era Digital

Palangka Raya | Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc., menerima Tim Pokja Dokstrat Sahli Kasad dalam rangka pengumpulan data penyusunan Dokumen Strategis tentang revitalisasi pola pembinaan karakter prajurit TNI AD di era digital bidang Ilpengtek dan Siber TW III TA 2026, di Ruang Yudha Makodam XXII/TB, Rabu (2/9/2026).

Kegiatan tersebut diikuti Kasdam, Irdam, Kapoksahli, para Asisten, Pamen Ahli, Dan/Kabalakdam, serta sejumlah komandan satuan jajaran Kodam XXII/TB. Tim dipimpin Pa Sahli Tk III Kasad Bid Ilpengtek dan Siber Mayjen TNI Maulana Ridwan, bersama unsur terkait.

Dalam sambutannya, Pangdam menekankan pentingnya revitalisasi pembinaan karakter prajurit di tengah perkembangan teknologi digital. Prajurit TNI AD dituntut tidak hanya profesional dalam keprajuritan, tetapi juga memiliki literasi digital dan siber yang baik dengan tetap berpegang teguh pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI.

Sementara itu, Pa Sahli Tk II Kasad Mayjen TNI Maulana Ridwan, menekankan pentingnya data yang akurat, aktual, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan, serta penguatan literasi digital dan keamanan informasi guna mendukung penyusunan Dokstrat yang adaptif terhadap perkembangan lingkungan strategis dan ancaman di ruang digital.

Selasa, 01 September 2026

Pangdam XXII/Tambun Bungai Tinjau Langsung Penanganan Karhutla di Petuk Ketimpun

Palangka Raya | Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc., meninjau langsung lokasi Karhutla di wilayah Petuk Ketimpun, Kota Palangka Raya, Senin (31/8/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Pangdam XXII/TB didampingi Waasops Kodam XXII/TB serta Danyonif TP 830/Isen Mulang. Kegiatan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi di lapangan sekaligus memastikan upaya penanganan Karhutla berjalan dengan optimal.

Pangdam meninjau kesiapan personel serta langkah-langkah pemadaman yang dilaksanakan di lokasi. Peninjauan ini merupakan bentuk komitmen Kodam XXII/Tambun Bungai dalam mendukung percepatan penanganan Karhutla di wilayah Kalimantan Tengah. Pangdam menekankan pentingnya respons cepat, kerja sama seluruh pihak, serta pemantauan secara berkelanjutan untuk mengendalikan kebakaran hutan dan lahan.

Senin, 31 Agustus 2026

Pangdam XXII/Tambun Bungai Pimpin Apel Pemberangkatan Satgas Karhutla, Tekankan: “Laksanakan Tugas Optimal, Padamkan Api, Logistik BBM Dipastikan Mengalir”

Palangka Raya, 31 Agustus 2026 | Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc., memimpin langsung Apel Gelar Pasukan Pemberangkatan Satuan Tugas Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan di Lapangan Makodam XXII/Tambun Bungai, Senin pagi.


Apel ini diikuti ratusan personel Kodam XXII TB, setelah Apel seluruh personel Kodam XXII TB melaksanakan Shalat Istisqa di lapangan Makodam XXII TB. Selanjutnya , seluruh personel berangkat ke titik-titik rawan karhutla di Posko Masjid Al Qadar Kalampangan, Kel. Petuk Ketimpun, Kel. Kameloh Baru, Yos Sudarso & Hiu Putih dan Tumbang Nusa.


Dalam amanatnya, Pangdam menegaskan bahwa penanganan karhutla adalah tugas negara yang tidak bisa ditawar. “Laksanakan tugas dengan optimal. Prioritas kita satu: padamkan api secepatnya dan jangan sampai meluas. Saya minta seluruh komandan di lapangan menguasai medan, cepat bergerak, dan jaga keselamatan personel,” tegas Pangdam.


Pangdam juga memastikan dukungan logistik, khususnya BBM untuk kendaraan, pompa air dalam kondisi aman. “Cadangan logistik BBM mengalir. Kodam sudah berkoordinasi dengan Pertamina dan Pemda. Tidak ada alasan operasi terhenti karena BBM. Laporkan segera jika ada kendala di lapangan,” lanjutnya.

Kodam XXII/Tambun Bungai Terima Bantuan Material Penanganan Karhutla

PALANGKA RAYA – Kodam XXII/Tambun Bungai menerima bantuan material untuk mendukung penanganan Karhutla di wilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. Bantuan tersebut diterima oleh Pangdam XXII/Tambun Bungai di Makodam XXII/Tambun Bungai, Minggu (30/8/2026).

Adapun bantuan materil yang diterima berupa 100 unit kendaraan pemadam kebakaran (Ran Damkar) dengan spesifikasi Mitsubishi Canter berkapasitas 3.000 liter dan Hino Dutro berkapasitas 5.000 liter, serta 15 unit alat berat Excavator Sany PC 75.

Dari total 100 unit Ran Damkar, sebanyak 25 unit dialokasikan untuk Kodim dan Batalyon jajaran Korem 101/Antasari di Kalimantan Selatan, 72 unit untuk Kodim jajaran Korem 102/Panju Panjung serta satuan BTP/YTP di wilayah Kalimantan Tengah, dan 3 unit untuk satuan Kodam XXII/Tambun Bungai di Kalimantan Selatan, yakni Rindam XXII/TB, Denzipur 8/GM, serta Gudmulap Banjarmasin di bawah Paldam XXII/TB. Sementara itu, 15 unit Excavator Sany PC 75 akan didistribusikan kepada satuan jajaran Korem 101/Antasari sebanyak 5 unit dan satuan jajaran Korem 102/Panju Panjung sebanyak 10 unit.

Kodam XXII/Tambun Bungai berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan memberikan dukungan maksimal dalam upaya pencegahan serta penanganan Karhutla.

Minggu, 30 Agustus 2026

Pangdam XXII/Tambun Bungai Terjun Langsung ke lokasi Karhutla di Kalimantan Tengah

PALANGKA RAYA — Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc., terjun langsung ke lokasi Karhutla, juga ke Posko Lapangan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan di wilayah Kalimantan Tengah, Minggu (30/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Pangdam didampingi Asintel Kasdam XXII/TB Kolonel Inf Eka Ganta Chandra beserta rombongan. Pangdam XXII TB melihat langsung kesiapan Posko Karhutla Tumbang Nusa dengan mengecek kesiapan titik sumur bor, embung dan mesin penyedot air, serta Basecamp Posko Karhutla di kawasan ATV Tumbang Nusa.

Selanjutnya, Pangdam meninjau Posko Dapur Lapangan di Sebangau untuk memastikan kesiapan dukungan logistik bagi personel yang bertugas dalam penanganan Karhutla. Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke lokasi titik api di wilayah Petuk Katimpun.

Peninjauan ini merupakan bentuk perhatian dan komitmen Pangdam XXII/Tambun Bungai dalam memastikan kesiapan personel, peralatan, sarana pendukung serta langkah-langkah penanganan Karhutla di lapangan dapat berjalan secara optimal.

Sabtu, 29 Agustus 2026

Bhabinkamtibmas Digerakkan, Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto Serukan Stop Bakar Lahan

POLRES PASAMAN BARAT | Kepolisian Resor Pasaman Barat terus memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas di setiap nagari untuk hadir langsung di tengah masyarakat, memberikan edukasi serta mengingatkan warga agar tidak membuka lahan maupun kebun dengan cara membakar, Sabtu (29/8/2026).

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto mengatakan, jajaran Bhabinkamtibmas telah diarahkan untuk lebih aktif mendatangi permukiman warga maupun kawasan perkebunan. Kehadiran personel tersebut diharapkan mampu membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan lahan yang aman, sekaligus mencegah munculnya titik api sejak dini.

Menurut AKBP Agung Tribawanto, upaya pencegahan telah digencarkan sejak Rabu (26/8/2026). Edukasi dilakukan melalui sosialisasi secara langsung oleh Bhabinkamtibmas serta diperkuat dengan penyebaran imbauan melalui media sosial resmi Polres Pasaman Barat.

“Personel Bhabinkamtibmas langsung mendatangi warga. Memberikan imbauan agar tidak membuka lahan dan kebun dengan cara dibakar,” ujar AKBP Agung Tribawanto.

Ia menegaskan, pencegahan merupakan langkah utama dalam menghadapi potensi karhutla di wilayah Pasaman Barat. Karena itu, komunikasi antara polisi dan masyarakat terus dibangun agar setiap persoalan terkait lingkungan dapat diantisipasi sebelum berkembang menjadi bencana yang lebih besar.

“Langkah pencegahan adalah prioritas utama kami. Sosialisasi dan edukasi terus kita lakukan,” tegasnya.

AKBP Agung Tribawanto mengingatkan bahwa karhutla tidak sekadar persoalan terbakarnya hutan atau lahan. Kebakaran dapat menimbulkan asap yang mengganggu kualitas udara, berdampak terhadap kesehatan masyarakat, merusak ekosistem serta berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi apabila tidak segera ditangani.

“Kami mengimbau dengan sangat agar masyarakat maupun pihak korporasi tidak ada lagi yang membuka lahan dengan cara membakar. Bencana karhutla membawa dampak buruk yang luas, mulai dari polusi udara, gangguan kesehatan pernapasan, hingga merusak kelestarian lingkungan hidup yang menjadi kewajiban kita bersama untuk dijaga,” katanya.

Selain mengedepankan pendekatan preventif dan edukatif, Polres Pasaman Barat juga memastikan aspek penegakan hukum tetap berjalan. Pihak yang terbukti sengaja melakukan pembakaran hutan dan lahan dapat diproses sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Sanksi pidana untuk pelaku pembakaran hutan dan lahan sangat berat. Kami tidak akan segan memproses hukum siapa pun yang sengaja melakukan pembakaran,” tegas AKBP Agung Tribawanto.

Kapolres Pasaman Barat juga mengajak seluruh lapisan masyarakat menjadi bagian dari upaya pencegahan dengan segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas pembakaran lahan. Laporan dapat disampaikan melalui layanan darurat Polri 110 maupun layanan pesan WhatsApp “Halo Kapolres”, sehingga petugas dapat bergerak sedini mungkin.

AKBP Agung Tribawanto berharap sinergi antara kepolisian, pemerintah, masyarakat, pelaku usaha dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat. Menurutnya, menjaga Pasaman Barat dari ancaman karhutla bukan hanya tugas kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama demi lingkungan yang sehat dan masa depan generasi mendatang.

#POLRI UNTUK MASYARAKAT | POLRI HADIR UNTUK MELINDUNGI, MENGAYOMI DAN MELAYANI


TIM


Ad Placement

Intermezzo

Travel

Teknologi